KALAMANTHANA, Palangka Raya - Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kalimantan Tengah menggelar pertemuan resmi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Kalimantan Tengah di Kantor BEI Perwakilan Wilayah Kalteng, Palangka Raya, Selasa (24/2/2026).

Pertemuan ini membahas rencana kerja sama jangka panjang dalam bidang literasi pasar modal dan peluang sertifikasi profesi bagi generasi muda.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Kalimantan Tengah, Stephanus Cahyo Adiraja, menegaskan bahwa BEI Kalteng terus berkomitmen memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat guna meningkatkan pemahaman tentang investasi legal dan berkelanjutan.

“BEI Kalimantan Tengah terus berkomitmen memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, agar semakin memahami mekanisme pasar modal dan terhindar dari praktik investasi ilegal,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai program kolaboratif, seperti penyelenggaraan Sekolah Pasar Modal, seminar literasi keuangan, pelatihan teknis investasi, serta pendampingan komunitas berbasis kader Pemuda Katolik.

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah Kalimantan Tengah, Dorothea Sthallhani Jasi, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing kader di tengah dinamika ekonomi nasional.

“Kami melihat peluang besar dalam penguatan kapasitas pemuda melalui sertifikasi pialang saham. Harapannya, kader Pemuda Katolik tidak hanya memiliki literasi keuangan yang baik, tetapi juga memiliki sertifikasi resmi yang dapat menjadi nilai tambah dan daya saing dalam dunia kerja,” ungkap Jasi.

Selain peningkatan literasi, pembahasan juga menyoroti peluang fasilitasi kader untuk mengikuti sertifikasi profesi pasar modal seperti Wakil Perantara Pedagang Efek (WPPE) dan Wakil Manajer Investasi (WMI), yang menjadi pintu masuk karier profesional di industri pasar saham Indonesia.

Sinergi antara organisasi kepemudaan dan BEI ini diharapkan dapat memperluas inklusi pasar modal di Kalimantan Tengah serta mendorong terciptanya generasi muda yang cerdas finansial, profesional, dan berintegritas.

Rencana kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti melalui koordinasi teknis lanjutan guna merealisasikan program edukasi dan sertifikasi secara berkelanjutan di wilayah Kalimantan Tengah. (sly)