KALAMANTHANA, Palangka Raya – Inovasi layanan Ngaliling Lewu yang dijalankan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palangka Raya mendapat dukungan penuh dari Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu.  

Menurutnya, program jemput bola ini menjadi langkah efektif dalam meningkatkan kepatuhan masyarakat membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). “Program seperti ini patut diapresiasi karena pemerintah hadir langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dengan layanan yang lebih dekat, masyarakat tentu lebih mudah memenuhi kewajiban membayar pajak,” ujarnya, Sabtu (18/7/2026).  

Hap menilai capaian penerimaan PBB-P2 selama pelaksanaan program menunjukkan bahwa pendekatan pelayanan proaktif mampu meningkatkan partisipasi masyarakat. Ia menekankan bahwa pajak daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan Kota Palangka Raya.  

“Kami berharap program ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak wilayah. Semakin mudah masyarakat mengakses layanan, maka potensi penerimaan daerah juga akan semakin optimal,” tambahnya.  

Politikus PSI itu juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan yang disediakan pemerintah dan membayar pajak tepat waktu sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah.  

Sebelumnya, Bapenda Kota Palangka Raya mencatat Program Ngaliling Lewu yang berlangsung pada 1–15 Juli 2026 berhasil menghimpun penerimaan PBB-P2 sebesar Rp56.347.768 dari layanan di lima kelurahan. (Mit).