KALAMANTHANA, Palangka Raya  – Sektor pendidikan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dinilai terus mengalami perkembangan dalam beberapa tahun terakhir. Kemajuan tersebut disebut turut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penurunan kemiskinan ekstrem.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq, saat ditemui seusai upacara gabungan memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Hari Bumi ke-56, dan Hari Otonomi Daerah ke-30 di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (2/5/2026).

Fajar mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan ekstrem di Kalteng turun dari 0,39 persen pada 2024 menjadi 0,25 persen pada 2025.

“Ini menunjukkan adanya korelasi antara pengentasan kemiskinan dengan kemajuan sektor pendidikan,” tegasnya.

Selain penurunan kemiskinan ekstrem, perkembangan pembangunan manusia di Kalteng juga tercermin dari peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Berdasarkan data BPS, IPM Kalteng pada 2025 mencapai 74,86 atau meningkat 0,58 poin atau 0,78 persen dibandingkan 2024 yang berada di angka 74,28.

Menurut Fajar, peningkatan IPM tersebut mencerminkan adanya kemajuan dalam berbagai dimensi pembangunan, termasuk pengetahuan yang menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kualitas pendidikan.

Ia menilai peningkatan tersebut tidak terlepas dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalteng dalam menempatkan pendidikan sebagai salah satu fondasi pembangunan manusia.

Fajar juga mengapresiasi sejumlah program strategis yang telah dijalankan pemerintah daerah, mulai dari pembenahan sarana dan prasarana pendidikan, pemerataan digitalisasi pembelajaran, hingga pemberian bantuan pendidikan dan beasiswa bagi pelajar.

“Kebijakan yang dilakukan di Kalimantan Tengah ini bisa menjadi contoh bagi provinsi lain, terutama dalam memberikan dukungan nyata terhadap pendidikan anak-anak di daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fajar menyoroti pentingnya program beasiswa yang digagas Pemprov Kalteng dalam memperluas akses pendidikan. Menurutnya, dukungan tersebut dapat membantu memastikan anak-anak dari berbagai latar belakang memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.

Ia berharap berbagai kebijakan dan program pendidikan yang telah berjalan dapat terus diperkuat sehingga memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung pembangunan Kalteng secara berkelanjutan. (Mit).