KALAMANTHANA, Sampit – Keluarga pasangan suami-istri Herlianto dan Novika Liana, dua warga Kotawaringin Timur, penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa, berharap segera dapat kabar.

Sampai saat ini, keluarga besar Herlianto (55) dan Novika Liana (43) masih dilanda kecemasan. Pasalnya, belum ada kepastian mengenai keberadaan keduanya setelah Kapal Virgo Transport 8 tenggelam di Perairan Masalembo.

Anggota Komisi I DPRD Kotim, Wahito Fajrianno, yang merupakan keluarga dekat Herlianto dan Novika Liana, mengatakan pihak keluarga terus mencari informasi melalui berbagai pihak yang terlibat proses pencarian dan evakuasi korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8.

Wahito mengatakan pihak keluarga telah berupaya berkoordinasi dengan Basarnas serta mendatangi Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk mendapatkan perkembangan terbaru.

Herlianto dan Novika Liana merupakan penumpang Kapal Virgo Transport 8 yang melayani rute Surabaya-Banjarmasin. Kapal tersebut dilaporkan mengalami kondisi darurat di perairan Laut Jawa pada Minggu 13 September 2026.

Wahito Fajrianno mengatakan keluarga pertama kali menerima kabar mengenai kondisi kapal sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat itu, Herlianto sempat menghubungi kerabatnya di Banjarmasin. Ia menyampaikan bahwa kapal yang ditumpanginya sudah dalam kondisi miring.

Tak lama kemudian, Novika juga menghubungi anaknya. Dalam percakapan tersebut, ia meminta keluarga untuk mendoakan mereka karena situasi di kapal semakin mengkhawatirkan.

“Sekitar jam dua malam keluarga mendapat informasi langsung bahwa kapal sudah miring. Tidak lama kemudian istrinya juga sempat menghubungi anaknya dan meminta doa,” ujar Wahito.

Setelah komunikasi terakhir itu, keluarga tidak lagi mendapatkan kabar dari keduanya.

Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) dengan membawa 243 orang.

Basarnas memperkuat operasi pencarian dan pertolongan melalui pengerahan unsur udara serta kapal SAR gabungan.

Hingga Minggu (13/9) pukul 12.00 Wita, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 103 orang (6 meninggal) dari total 243 orang yang berada di kapal tersebut dalam rangkaian operasi pencarian dan evakuasi di perairan Laut Jawa.

TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang yang terdiri atas 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia, sedangkan TB TCP berhasil mengevakuasi 38 orang dengan rincian 33 orang selamat dan lima orang meninggal dunia dari lokasi kejadian.

Sementara itu, MV Haida berhasil mengevakuasi 49 orang dari kapal Virgo Transport 8 dan seluruh korban tersebut dinyatakan selamat, sehingga total korban yang telah berhasil dievakuasi mencapai 103 orang dengan 97 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. (*)