KALAMANTHANA, Muara Teweh - Pengukuhan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 menjadi momentum bagi Bupati Barito Utara, Shalahuddin untuk menitipkan pesan tentang karakter, kedisiplinan dan kepemimpinan.

Usai pengukuhan, Shalahuddin meminta seluruh anggota Paskibraka menjadikan proses pembinaan dan pelatihan yang telah dijalani sebagai bekal untuk membentuk pribadi yang disiplin, bertanggung jawab dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Sebelum pengukuhan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Barito Utara Rayadi bersama anggota Paskibraka mengucapkan Ikrar Putra Indonesia. Ikrar tersebut diucapkan dengan penuh khidmat di hadapan Sang Merah Putih sebagai bentuk janji kesetiaan kepada nusa, bangsa dan negara.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan bersama Ketua GOW, Sekretaris Daerah Muhlis bersama Ketua DWP Kabupaten Barito Utara, Kepala Bakesbangpol, unsur FKPD lingkup Pemkab Barito Utara, Ketua TP-PKK, anggota Paskibraka, pelatih, pembina serta undangan lainnya.

Shalahuddin mengatakan, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan yang tidak diperoleh semua pelajar. Mereka telah melewati proses seleksi, latihan disiplin, pembinaan karakter, penguatan wawasan kebangsaan hingga pembentukan jiwa kepemimpinan.

“Keberhasilan kalian patut disyukuri, sekaligus menjadi amanah yang harus dijaga dengan penuh rasa tanggung jawab,” pesan Shalahuddin.

Ia mengingatkan, nilai-nilai yang diperoleh selama proses pembinaan tidak boleh hanya diterapkan saat menjalankan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih.

Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama dan semangat pengabdian harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kepintaran. Kedisiplinan, kerja keras, kejujuran, tanggung jawab dan kemampuan bekerja sama juga menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang kuat.

“Nilai-nilai inilah yang akan menantarkan kalian menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah dan Indonesia,” katanya.

Shalahuddin juga meminta seluruh anggota Paskibraka mempersiapkan diri sebaik mungkin karena pada 17 Agustus 2026 mereka akan mengemban tugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Pusaka dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ia meminta seluruh anggota menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, percaya diri dan semangat pengabdian.

“Tampilkan kemampuan terbaik yang telah kalian latih selama ini. Saya yakin dengan kerja sama yang solid, ketelitian serta semangat pantang menyerah, kalian akan mampu melaksanakan tugas tersebut dengan baik, sukses dan membanggakan masyarakat Kabupaten Barito Utara,” tegasnya.

Bupati juga mengajak seluruh pihak mendoakan anggota Paskibraka agar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, keteguhan hati dan ketenangan dalam menjalankan tugas.

Ia berharap setiap langkah dan gerakan Paskibraka saat menjalankan tugas dapat menjadi simbol kehormatan, kedisiplinan, persatuan dan kecintaan terhadap tanah air. (Sly).