KALAMANTHANA, Palangka Raya – Samarinda menggeser Palangka Raya sebagai kota besar di Indonesia dengan kualitas udara terburuk saat ini.

Terpantau dari laman bmkg.go.id pada Jumat 25 September 2026 pagi ini pukul 06.39 WIB, dua kota di Kalimantan itu berada dalam jajaran kota besar di Indonesia yang saat ini dalam kualitas udara berbahaya.

Kota Samarinda kini menjadi kota dengan kualitas udara terburuk. Saat ini, tingkat konsentrasi partikulat (PM 2.5) di Samarinda mencapai 1.383,6 ug/m.

Memburuknya kualitas udara di Kota Samarinda mulai muncul sejak pukul 03.00 WIB. Saat itu, kualitasnya naik menjadi berbahaya dengan 370,5 ug/m.

Satu jam kemudian, situasinya makin memburuk menjadi 647,4 ug/m, sebelum akhirnya melonjak menjadi 1.383,6 ug/m pada pukul 05.00 WIB.

Sementara Kota Palangka Raya yang sehari sebelumnya berada dalam kualitas udara berbahaya, sempat masuk zona sangat tidak sehat pada pergantian hari.

Status itu bertahan hingga pukul 04.00 WIB. Saat itu, tingkat polutannya baru di angka 250,3 ug/m. Tapi, satu jam kemudian, Palangka Raya masuk ke zona hitam dengan 318,2 ug/m.

Peringkat kota dengan kualitas udara terburuk di Kalimantan

1.Samarinda 1.383,6 ug/m

2.Palangka Raya 318,2 ug/m

3.Pangkalan Bun 118,2 ug/m

4.Kubu Raya 94,6 ug/m

5.Sintang 81,3 ug/m

6.Banjarbaru 74,9 ug/m