KALAMANTHANA, Palangka Raya – Kualitas udara Kota Palangka Raya terus membaik. Tapi, statusnya masih tetap berbahaya.

Terpantau dari laman bmkg.co.id pada Jumat 25 September 2026 pukul 07.26 WIB, kualitas udara Kota Palangka Raya berada dalam status berbahaya.

Saat ini, menurut BMKG, tingkat polutan di Kota Palangka Raya berada di angka 270,3 ug/m. Angka tersebut menunjukkan status berbahaya.

Tetapi, kondisi tersebut jauh lebih baik dibanding sehari sebelumnya. Kemarin sore, tingkat konsentrasi partikulat di Kota Palangka Raya bahkan mencapai 1.654,2 ug/m.

Pada pergantian hari, kualitas udara Kota Palangka Raya sebenarnya sudah terasa membaik. Saat itu, statusnya adalah sangat tidak sehat.

Tapi, sejak pukul 05.00 WIB, statusnya kembali masuk ke zona hitam. Sempat mencapai 318,2 ug/m sebelum turun kembali menjadi 270,3 ug/m.

Dalam perhitungan indeks kualitas udara dari IQAir, kualitas udara di Kota Palangka berada pada ukuran 527 AQI/US. Statusnya pun masuk zona berbahaya.

Menurut IQAir, kondisi cuaca berbahaya Palangka Raya akan bertahan cukup lama. Dalam perkiraan mereka, statusnya akan bertahan hingga pukul 15.00 WIB nanti. (*)