KALAMANTHANA, Palangka Raya – Kualitas udara sempat membaik menjadi sangat tidak sehat. Tapi, sejak pukul 03.00 WIB dinihari, statusnya kembali menjadi berbahaya.

Terpantau dari laman bmkg.go.id pada Minggu 27 September 2026 pukul 07.07 WIB, kualitas udara Kota Palangka Raya memburuk sejak dinihari tadi terus bertahan hingga saat ini.

Saat ini, kualitas udara Kota Palangka Raya, menurut BMKG, berada ada konsentrasi partikulat (PM 2,5) 304,7 ug/m. Kondisi ini berada pada kategori status berbahaya.

Kondisi ini terjadi sejak pukul 03.00 WIB dinihari tadi. Satu jam sebelumnya konsentrasi partikulat sempat berada di zona sangat tidak sehat dengan angka 223,6 ug/pm.

Dalam kondisi seperti itu, warga Kota Palangka Raya disarankan untuk tidak terlalu banyak bergerak di luar rumah. Disarankan pula menggunakan masker jika beraktivitas.

Saat ini, dalam perhitungan indeks kualitas udara (AQ Air), kualitas udara Kota Palangka Raya berada pada 560 AQI/US. Kondisi ini pun berada pada level berbahaya.

Kualitas udara itu hanya sedikit membaik pada pukul 01.00 WIB, tapi sejam kemudian kembali memburuk dan terus mengalami peningkatan hingga saat ini.

IQAir sendiri memperhitungkan kualitas udara berbahaya Kota Palangka Raya akan bertahan cukup lama. Setidaknya, kondisi ini akan bertahan hingga pukul 13.00 WIB nanti. (*)

IQAir memperkirakan kualitas udara Kota Palangka Raya akan sedikit membaik pada pukul 16.00 WIB menjadi tidak sehat.

Diperkirakan pula bisa menyentuh level tidak sehat untuk kelompok sensitif pada pukul 19.00 WIB sebelum kembali menjadi sangat tidak sehat satu jam kemudian. (*)