KALAMANTHANA, Sampit – Untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, Polres Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan delapan pos pengamanan dan pelayanan.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain menyampaikan bahwa pos-pos tersebut ditempatkan di titik strategis yang diperkirakan menjadi pusat pergerakan masyarakat. “Total ada delapan pos yang akan didirikan, terdiri dari dua pos terpadu, satu pos pelayanan, dan lima pos pengamanan,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).
Lokasi pos antara lain di Bandara H Asan Sampit, Pelabuhan Sampit, serta Terminal Patih Rumbih yang diprediksi mengalami peningkatan aktivitas penumpang menjelang Lebaran. Pos akan beroperasi bersamaan dengan dimulainya Operasi Ketupat 2026 pada 13–25 Maret 2026, dengan kemungkinan perpanjangan jika kondisi lapangan memerlukan.
Polres Kotim juga memetakan potensi kerawanan, termasuk peningkatan arus lalu lintas, kepadatan kendaraan, serta keramaian di lokasi wisata. Selain itu, pemantauan pasar dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok.
Dalam Operasi Ketupat 2026, Polres Kotim mengerahkan 159 personel kepolisian yang diperkuat TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. “Kami sudah memetakan potensi kerawanan, baik dari sisi keamanan maupun keselamatan lalu lintas. Setiap hari kita juga melakukan monitoring di pasar dan distributor,” jelas Resky.
Dengan langkah ini, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Kotim berlangsung aman, tertib, dan lancar. (Darmo).