KALAMANTHANA, Nanga Bulik – Sungai di wilayah Kabupaten Lamandau makin ganas saja. Kali ini, Kristian Rio Ekatama yang hilang tenggelam di sana.
Sampai Rabu 18 Maret 2026, Tim SAR Gabungan yang dimotori Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, terus melakukan pencarian.
Namun, sampai pukul 17.00 WIB, proses pencarian yang berlangsung selama hampir empat jam, belum membuahkan hasil.
Kristian Rio Ekatama, laki-laki berusia 14 tahun, tenggelam di Sungai Lamandau di Desa Singkup pada Rabu 18 Maret 2026 ini. BPBD Lamandau baru menerima inforasi tersebut selepas siang.
Mereka bergabung dalam tim pencarian yang juga didukung Basarnas, Satpol Damkar, Polsek Bulik Timur, masyarakat, dan keluarga korban.
Sebelum terjun ke lokasi tenggelamnya Kristian Rio Ekatama, tim sempat melakukan briefing singkat di Kantor BPBD Lamandau, sebelum bertolak menuju lokasi.
Tim baru bisa bergerak melakukan pencarian mulai pukul 16.00 WIB. Setelah satu jam pencarian dilakukan, tim memutuskan menghentikan sementara karena kendala malam mulai datang dan jarak pandang yang terbatas.
Rencananya, tim pencarian akan kembali melakukan upaya untuk menemukan Kristian Rio pada Kamis 19 Maret 2026 ini. (*)