Panen Raya Jagung Hibrida, Petani dan DPRD Perkuat Sinergi

Penulis: Huda  •  Senin, 30 Maret 2026 | 20:11:00 WIB
Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H Taufik Nugraha bersama Poktan Tamban Sari WKPP Wonorejo Kelurahan Melayu, Senin, pagi (30/3/2026).(Foto: Dok Pribadi H Taufik Nugraha)

KALAMANTHANA, Muara Teweh - Panen jagung hibrida di wilayah kerja penyuluhan pertanian (WKPP) Kelurahan Melayu dijadwalkan berlangsung akhir Maret hingga awal April 2026. Panen bersama ini melibatkan kelompok tani sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Panen pertama dilaksanakan Senin (30/3/2026) di lahan Poktan Tamban Sari, Jalan Tamban Sari, arah pemakaman Wonorejo. Selanjutnya, panen bersama juga dijadwalkan Rabu (1/4/2026) di lahan Poktan Suara Karya, Jalan Fungsi Tunggal kilometer, tepat di samping SMK 2 Muara Teweh.

Dalam kegiatan tersebut, kelompok tani menyampaikan aspirasi kepada pemerintah daerah terkait kebutuhan alat pertanian berupa mesin pengering dan pencacah jagung. Mereka juga berharap adanya kepastian lahan garapan, karena saat ini masih memanfaatkan lahan pinjaman seluas sekitar satu hektare.

Ketua Komisi II DPRD Barito Utara, H. Taufik Nugraha, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan panen jagung hibrida. “Kami sangat mengapresiasi semangat kelompok tani dalam mengembangkan jagung hibrida. Ini langkah positif untuk ketahanan pangan sekaligus mendukung perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, DPRD akan menindaklanjuti aspirasi petani terkait kebutuhan alat pertanian dan kepastian lahan. “Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar kebutuhan sarana prasarana pertanian menjadi perhatian bersama. Begitu juga soal lahan, perlu ada solusi yang memberikan kepastian bagi petani,” tegasnya.

Panen bersama ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antara petani, pemerintah daerah, dan DPRD dalam mendorong pengembangan komoditas jagung sebagai sektor unggulan pertanian di Barito Utara. (Sly).

Reporter: Huda
Back to top