Pemprov Kalteng Prioritaskan Pendidikan Meski Anggaran Turun

Penulis: Huda  •  Kamis, 05 Maret 2026 | 18:27:00 WIB
Penyerahan cendera mata dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Dr. Fauzan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran. (Foto: MMC Kalteng).

KALAMANTHANA, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan Program Strategis Sektor Pendidikan di Aula Jayang Tingang, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat.

Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, menegaskan peluncuran program ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen nyata untuk meningkatkan kualitas SDM daerah. “Hari ini kita menyaksikan launching berbagai program strategis pendidikan, mulai dari D-1 Vokasi Pertanian UMPR, bantuan seragam sekolah, pendidikan dokter spesialis kandungan di UPR, hingga kerja sama dengan perguruan tinggi se-Kalteng,” ujarnya.

Agustiar menekankan pemerintah tidak ingin ada masyarakat kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan, layanan kesehatan, maupun kehidupan layak. Meski APBD turun dari Rp10,2 triliun (2025) menjadi Rp5,4 triliun (2026) akibat efisiensi, sektor pendidikan tetap diprioritaskan.

Program unggulan seperti Satu Rumah Satu SarjanaSekolah Gratis, serta bantuan seragam sekolah menjadi bagian dari Kartu Huma Betang Sejahtera untuk memperluas akses pendidikan. “Pendidikan adalah fondasi sekaligus investasi masa depan. Pendidikan akan memutus mata rantai kemiskinan, kebodohan, dan keterisolasian,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyambut baik peluncuran Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (PPDS Obgin) di Universitas Palangka Raya sebagai langkah strategis memperkuat layanan kesehatan dan ketersediaan tenaga medis spesialis di Kalteng. (Mit).

Reporter: Huda
Back to top