Kerugian Hampir Rp1 Miliar, Begini Kronologi Kebakaran di Teluk Bayur

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 25 April 2026 | 14:59:50 WIB

KALAMANTHANA, Tanjung Redeb – Nilai kerugian kebakaran enam bangunan di Teluk Bayur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, hampir Rp1 miliar. Bagaimana kronologis kejadian?

Kebakaran terjadi pada Sabtu 25 April 2026 sekitar pukul 09.30 Wita di Jalan Iswahyudi, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Kabupaten Berau.

Bangunan yang terbakar di antaranya dua unit rumah toko, dua unit bengkel motor, satu unit rumah kos, dan satu unit lainnya warung makan.

Kapolsek Teluk Bayur AKP Budi Witikno menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui saksi Desti yang sedang berjualan sembako di sekitar lokasi kejadian.

Menurutnya, saksi Desti mendengar suara ledakan dari salah satu kamar.

“Awalnya saksi mendengar suara ledakan dari salah satu kamar. Saat dicek, ternyata stop kontak di dalam kamar sudah terbakar dan mengeluarkan api,” ujar Budi Witikno.

Saat Desti berusaha mencabut kabel yang terpasang di stop kontak tersebut, kembali terdengar ledakan dan api langsung membesar.

Desti kemudian berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran serta pihak kepolisian.

Petugas gabungan dari Polsek Teluk Bayur, Polres Berau, Koramil, Brimob, BPBD, BNPB, PLN, serta tenaga kesehatan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit ambulans dikerahkan ke lokasi kejadian.

“Petugas pemadam tiba sekitar pukul 09.45 Wita dan langsung melakukan proses pemadaman. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 10.30 Wita,” jelas Budi Witikno.

Dari hasil pendataan sementara, bangunan yang terbakar merupakan bangunan semi permanen dengan kondisi bangunan yang sudah cukup lama dan posisi antar bangunan saling berdempetan, sehingga api cepat merambat.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp900 juta.

“Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan, namun berdasarkan keterangan saksi memang sempat terdengar suara ledakan sebelum api membesar,” tambahnya.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah kejadian serupa. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top