KALAMANTHANA, Sampit – Apakabar rencana pembukaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah? Sampai saat ini masih belum ada kepastian.
Usulan seleksi CPNS Pemkab Kotawaringin Timur sebenarnya sudah diajukan pemerintah daerah terkait formasinya. Tapi, hingga kini, masih berproses di tingkat pemerintah pusat.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kotawaringin Timur, Kamaruddin Makkalepu, mengungkapkan pihaknya telah mengusulkan sebanyak 365 formasi CPNS untuk kebutuhan tahun ini.
“Usulan sudah kami sampaikan, sekarang masih berproses di pusat. Kami tinggal menunggu penjadwalan maupun arahan lebih lanjut,” ujarnya, Selasa 5 Mei 2026.
Ia menjelaskan, sebagian besar formasi yang diajukan difokuskan pada sektor pendidikan dan kesehatan. Hal ini mengingat tingginya kebutuhan tenaga di dua bidang tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
“Formasi didominasi guru dan tenaga kesehatan, karena banyak yang memasuki masa pensiun dan masih ada kekosongan jabatan,” jelasnya.
Menurut Kamaruddin, kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus segera mengusulkan penambahan pegawai agar pelayanan publik tetap berjalan optimal, terutama di sekolah dan fasilitas kesehatan.
Meski demikian, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan penuh dalam menentukan jumlah akhir formasi yang akan disetujui. Keputusan tetap berada di tangan pemerintah pusat, termasuk kemungkinan adanya penyesuaian dari jumlah yang diajukan.
“Kita tunggu hasil dari pusat, apakah seluruhnya disetujui atau ada perubahan,” katanya.
Hingga kini, belum ada kepastian terkait jadwal pelaksanaan seleksi CPNS. Masyarakat yang menantikan pembukaan pendaftaran diminta untuk bersabar sambil menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
Jika disetujui, ratusan formasi tersebut diharapkan dapat mengisi kekosongan pegawai sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Kotawaringin Timur. (su)