Kericuhan Hiburan Pesta Perkawinan di Parenggean Terjadi Setelah Polisi Pergi

Penulis: Redaksi  •  Minggu, 17 Mei 2026 | 13:50:00 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Insiden kericuhan hiburan malam pesta pernikahan di Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, pecah. Bagaimana pengamanannya?

Kericuhan itu terjadi pada Minggu 17 Mei 2026 dinihari. Video  yang beredar di masyarakat memperlihatkan sejumlah pemuda berkerumun di tengah kericuhan. Beberapa warga dan panitia acara tampak berusaha menenangkan suasana agar pertikaian tidak semakin meluas.

Sebelum kejadian, di lokasi acara disebut sempat ada dua anggota kepolisian yang melakukan pengamanan.

Namun karena acara berlangsung hingga larut malam, petugas diduga lebih dulu meninggalkan lokasi sebelum keributan terjadi.

Beruntung dalam insiden itu tidak ada korban luka serius maupun kerusakan besar. Setelah suasana kembali terkendali, acara hajatan tetap berlangsung hingga selesai dengan kondisi aman.

Salah seorang warga, Mat menyampaikan kejadian sekitar pukul 00.30 WIB. Keributan terjadi saat musik DJ masih berlangsung dan lokasi acara dipenuhi warga yang datang menghadiri hajatan.

insiden bermula dari saling senggol antar pengunjung di tengah keramaian hiburan malam tersebut.

“Awalnya cuma karena musik dan saling senggol. Habis itu sempat ribut karena ada yang mabuk juga,” ujar warga setempat itu, Minggu 17 Mei 2026.

Situasi kemudian memanas lantaran beberapa orang diduga berada dalam pengaruh minuman keras. Adu mulut sempat terjadi hingga memicu aksi saling dorong dan perkelahian kecil di area acara.

Meski sempat membuat panik pengunjung lain, keributan tersebut tidak berlangsung lama. Warga yang berada di lokasi langsung turun tangan melerai pihak yang terlibat sehingga situasi kembali kondusif.

“Memang sempat ribut, tapi setelah dipisah langsung aman lagi. Tidak ada yang terluka,” katanya. (su)

Reporter: Redaksi
Back to top