Heboh! Aksi Kejar-kejaran Bersajam di Eks Golden Sampit Berujung Korban Luka, Polisi Kejar Pelaku

Penulis: Redaksi  •  Minggu, 14 Juni 2026 | 15:53:59 WIB
Korban GJI alias Acs (33) korban tebasan senjata tajam di Jalan Rahadi Usman I, kawasan belakang eks Golden Sampit, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (12/6/2026). Heboh! Aksi Kejar-kejaran

KALAMANTHANA, Sampit – Aksi kejar-kejaran menggunakan senjata tajam menggegerkan warga di kawasan belakang eks Golden Sampit, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Insiden berdarah tersebut menyebabkan seorang pria berinisial GJI alias Acs (33) mengalami luka robek di bagian pergelangan tangan kiri akibat sabetan parang saat mencoba membantu rekannya yang hendak diserang pelaku.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, keributan bermula ketika korban datang menggunakan sepeda listrik ke kawasan Jalan Rahadi Usman I. Tak lama kemudian, rekannya berinisial Bg tiba di lokasi yang sama.

Namun suasana mendadak berubah tegang saat seorang pria berinisial Rn (33) diduga langsung menghunus parang setelah melihat kedatangan Bg. Pelaku disebut tanpa banyak bicara langsung mengayunkan senjata tajam ke arah pria tersebut.

“Langsung diayunkan parangnya ke arah Bg,” ujar Alpin, warga yang menyaksikan kejadian itu.

Melihat rekannya terancam, Acs spontan berusaha memberikan pertolongan. Ia mengambil sepotong kayu di sekitar lokasi untuk menghalau serangan pelaku. Namun nahas, parang yang diayunkan pelaku justru mengenai tangan kirinya hingga mengalami luka robek cukup serius.

Di tengah kepanikan warga, Bg berhasil melarikan diri ke arah Jalan Rahadi Usman untuk menyelamatkan diri. Sementara pelaku disebut masih sempat mengejar sambil membawa parang.

Warga sekitar mengaku panik karena aksi penyerangan itu terjadi secara tiba-tiba di siang hari. Setelah kejadian, pelaku diduga membuang parang di pinggir jalan sebelum kabur dari lokasi.

Korban kemudian dievakuasi warga ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ketapang.

Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang diduga digunakan dalam insiden tersebut serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Kapolsek Ketapang AKP Anis membenarkan adanya laporan terkait peristiwa tersebut. Menurutnya, korban sudah mendapatkan penanganan medis dan polisi masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku.

“Korban sudah mendapatkan penanganan medis dan barang bukti senjata tajam sudah diamankan anggota,” katanya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami penyebab terjadinya keributan tersebut dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

“Saat ini terduga pelaku masih dalam pencarian anggota,” tegasnya.

Kasus tersebut kini ditangani Polsek Ketapang guna proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau seluruh pihak agar menahan diri dan menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. (su)

Reporter: Redaksi
Back to top