KALAMANTHANA, Sampit – Aksi penyerangan menggunakan senjata tajam yang sempat menggegerkan warga di kawasan belakang eks Golden Sampit, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, kini mulai menemui titik terang.
Terduga pelaku berinisial Rn (33) dikabarkan telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Ketapang AKP Anis membenarkan bahwa terduga pelaku saat ini sudah berada dalam penanganan aparat kepolisian.
“Benar, untuk saat ini proses tahap penyidikan,” ujar AKP Anis saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).
Sebelumnya, insiden berdarah tersebut terjadi pada Jumat (12/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB dan sempat membuat panik warga sekitar karena aksi kejar-kejaran sambil membawa parang berlangsung di siang hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian bermula saat korban berinisial GJI alias Acs (33) datang menggunakan sepeda listrik ke kawasan Jalan Rahadi Usman I. Tak lama kemudian, rekannya berinisial Bg juga tiba di lokasi yang sama.
Namun situasi mendadak berubah tegang ketika terduga pelaku Rn muncul dan diduga langsung menghunus parang setelah melihat Bg berada di lokasi. Tanpa banyak bicara, pelaku disebut langsung mengayunkan senjata tajam ke arah pria tersebut.
“Langsung diayunkan parangnya ke arah Bg,” ujar Alpin, salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Melihat rekannya hendak diserang, Acs spontan berusaha membantu dengan mengambil sepotong kayu untuk menahan serangan. Namun nahas, parang yang diayunkan pelaku justru mengenai pergelangan tangan kiri korban hingga mengalami luka robek cukup serius.
Warga yang berada di sekitar lokasi mengaku panik lantaran kejadian berlangsung sangat cepat dan terjadi di area yang cukup ramai. Sementara Bg berhasil melarikan diri ke arah Jalan Rahadi Usman untuk menyelamatkan diri, pelaku disebut masih sempat melakukan pengejaran sambil membawa parang.
“Orang-orang langsung berteriak karena takut kena juga. Kejadiannya cepat sekali,” ungkap seorang warga lainnya.
Usai kejadian, pelaku diduga membuang parang di pinggir jalan sebelum melarikan diri dari lokasi. Korban kemudian dievakuasi warga menuju RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatkan penanganan medis akibat luka yang dialaminya.
Pihak keluarga korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ketapang. Mendapat laporan itu, petugas langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang diduga digunakan dalam aksi penyerangan.
Selain mengamankan barang bukti, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
AKP Anis menegaskan bahwa pihak kepolisian masih terus mendalami motif dan penyebab keributan tersebut.
“Korban sudah mendapatkan penanganan medis dan barang bukti senjata tajam sudah diamankan anggota,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi tetap kondusif dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
Kasus tersebut kini masih ditangani Polsek Ketapang guna proses penyidikan lebih lanjut. (su)