BPBD Padamkan Karhutla 0,22 Hektare di Pendreh

Penulis: Huda  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 17:48:00 WIB
BPBD Kabupaten Barito Utara melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (kalrhutla) di Jalan Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Sabtu (1/8/2026).(Foto :Dok BPBD Barito Utara)

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Pendreh, tepatnya akses masuk Perumahan Mahkota Residence, Kecamatan Teweh Tengah, Sabtu (1/8/2026).

Kebakaran dilaporkan masyarakat melalui aplikasi WhatsApp kepada BPBD sekitar pukul 14.22 WIB. Setelah menerima laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops-PB BPBD langsung menuju lokasi.

Kepala BPBD Barito Utara HM Ikhsan melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog), Rizali Hadi, mengatakan petugas berangkat sekitar pukul 14.35 WIB.

“Setelah menerima laporan, anggota piket TRC dan Pusdalops-PB BPBD langsung melakukan persiapan dan berangkat menuju lokasi. Di lapangan ditemukan beberapa titik api yang masih menyala sehingga segera dilakukan pemadaman menggunakan selang nozzle dari mobil water supply BPBD,” ujar Rizali, Minggu (2/8/2026).

Menurutnya, api membakar lahan mineral yang ditumbuhi tumpukan pepohonan bekas tebangan, dedaunan, semak belukar, dan sampah. Kondisi tersebut berpotensi membuat api cepat meluas apabila tidak segera ditangani.

Petugas melakukan pemadaman hingga sekitar pukul 15.07 WIB. Setelah memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala, tim meninggalkan lokasi dan kembali ke Posko Pusdalops-PB BPBD sekitar pukul 15.17 WIB.

Rizali menyebut luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai 0,22 hektare dengan jenis kebakaran berupa kebakaran permukaan.

“Berkat respons cepat petugas bersama masyarakat setempat, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area sekitar,” katanya.

Ia mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau. Warga diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Peran aktif masyarakat sangat penting. Kami mengajak seluruh warga segera melaporkan apabila melihat adanya titik api agar dapat ditangani sedini mungkin sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” pungkasnya. (Sly).

Reporter: Huda
Back to top