Bertemu di Istana, Panglima Jilah: Prabowo Dukung Masyarakat Adat dan Peladang

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 19:08:17 WIB

KALAMANTHANA, Jakarta – Keluar dari Istana Negara, Panglima Jilah berbinar-binar. “Presiden Prabowo mendukung masyarakat adat dan peladang,” katanya.

Panglima Jilah, Pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat 28 Agustus 2026.

Pertemuan Panglima Jilah dan Presiden Prabowo Subianto menjadi penting di tengah suasana karhutla yang kini melanda Kalimantan, terutama Kalimantan Barat.

Usai pertemuan, Panglima Jilah menyatakan Presiden Prabowo Subianto mendukung masyarakat adat dan peladang di Kalimantan Barat, termasuk dalam penanganan karhutla.

Menurut dia, dukungan kepada masyarakat adat dan penanganan karhutla menjadi bagian pembahasan dalam pertemuan tersebut.

“Beliau mendukung masyarakat adat. Peladang didukung,” ujar Panglima Jilah seusai pertemuan.

Ia mengatakan masyarakat adat memiliki kedekatan dengan alam sehingga turut memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan, termasuk mengawasi aktivitas pembukaan dan pembakaran lahan.

Panglima Jilah menyebut masyarakat adat selama ini melakukan sosialisasi melalui tokoh-tokoh adat agar warga tidak melakukan pembakaran hutan secara sembarangan.

Dalam pertemuan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah membantu penanganan karhutla di Kalimantan Barat melalui pengerahan personel.

Menurut Jilah, Presiden juga bersedia mendukung penambahan personel untuk memperkuat penanganan karhutla di wilayah tersebut.

Selain pengerahan personel, pemerintah telah menyiapkan dukungan berupa penambahan helikopter serta upaya modifikasi cuaca untuk membantu menangani karhutla.

Panglima Jilah berharap dukungan tersebut dapat memperkuat penanganan karhutla sekaligus memastikan masyarakat adat tetap dilibatkan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan di Kalimantan Barat. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top