KALAMANTHANA, Sampit – Suasana di Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak geger. Seorang pria berinisial MK (55) diduga mengakhiri hidupnya di sebuah peternakan ayam.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 30 Agustus 2026 siang sekitar pukul 14.00 WIB di peternakan ayam milik warga berinisial S, Jalan Jenderal Sudirman Km 85, tepatnya di depan Losmen Melati, Desa Sebabi.
Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Telawang. Mendapat laporan warga, personel kepolisian bersama petugas medis dari Puskesmas Sebabi langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Kepala Polres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Plt. Kasi Humas Iptu Edi Walujo mengatakan, laporan awal diterima petugas piket Polsek Telawang dari warga yang mengetahui adanya seorang laki-laki dalam kondisi meninggal dunia.
“Setelah menerima laporan, personel Polsek Telawang bersama petugas Puskesmas Sebabi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan,” ujar Edi.
Di lokasi, petugas menemukan korban telah meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi oleh personel kepolisian dengan dibantu warga sekitar sebelum dilakukan pemeriksaan awal oleh petugas medis.
Hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Sebabi menyebutkan korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari dua jam sebelum ditemukan. Dari pemeriksaan awal juga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Pihak kepolisian selanjutnya menghubungi keluarga korban untuk menyampaikan kejadian tersebut. Istri korban berinisial M kemudian datang dan menerima kondisi tersebut.
“Keluarga menyatakan menerima kejadian ini dengan ikhlas dan meminta agar jenazah tidak dilakukan autopsi. Permintaan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan dari pihak keluarga,” kata Edi.
Keluarga kemudian meminta agar jenazah segera diserahkan untuk dimandikan dan dimakamkan. Kepolisian memastikan proses penanganan kejadian dilakukan sesuai prosedur.
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar yang mengetahui adanya penemuan korban di kawasan peternakan ayam tersebut. (su)