BPS Catat Ekonomi Kalteng Tetap Tumbuh Positif

Penulis: Huda  •  Senin, 04 Mei 2026 | 17:21:00 WIB
BPS Kalteng mencatat inflasi terkendali, NTP meningkat, ekspor surplus, serta aktivitas pariwisata dan transportasi terus menguat.

KALAMANTHANA, Palangka Raya  – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat sejumlah indikator ekonomi daerah menunjukkan perkembangan positif sepanjang awal 2026.

Data tersebut disampaikan dalam pemaparan Berita Resmi Statistik (BRS) di ruang Vicon BPS Provinsi Kalteng, Senin (4/5/2026). Kegiatan tersebut juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube BPS Kalteng.

Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Kalteng, M. Taufiqurrahman, memaparkan lima indikator utama yang mencakup perkembangan inflasi, Nilai Tukar Petani (NTP), perdagangan luar negeri, pariwisata, dan transportasi.

Dari sisi harga, Kalteng mengalami inflasi sebesar 0,41 persen secara bulanan pada April 2026. Secara tahunan, inflasi tercatat 3,66 persen.

Inflasi terutama dipengaruhi kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Beras serta angkutan udara menjadi sejumlah komoditas yang memberikan kontribusi terhadap kenaikan harga pada periode tersebut.

Sementara itu, kondisi petani menunjukkan perkembangan positif. NTP Kalteng pada April 2026 tercatat 139,43 atau meningkat 1,22 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Peningkatan tersebut mencerminkan perbaikan daya beli petani yang turut didorong oleh sejumlah komoditas unggulan, seperti kelapa sawit, karet, dan gabah.

Kinerja perdagangan luar negeri juga mencatatkan hasil positif. Nilai ekspor Kalteng pada Maret 2026 mencapai US$373,46 juta, meningkat secara bulanan maupun tahunan.

Secara kumulatif, nilai ekspor sepanjang Januari hingga Maret 2026 mencapai US$931,49 juta. Komoditas utama ekspor masih didominasi batu bara dan minyak kelapa sawit, sementara neraca perdagangan Kalteng tetap berada dalam posisi surplus.

Pada sektor pariwisata, jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Maret 2026 tercatat lebih dari 1,2 juta perjalanan. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang tercatat 37,28 persen dengan wisatawan domestik masih menjadi kelompok yang mendominasi kunjungan.

Aktivitas transportasi juga menunjukkan pergerakan yang cukup tinggi. Angkutan udara sepanjang Maret 2026 mencatat 143.947 penumpang dengan frekuensi penerbangan sebanyak 1.670 penerbangan.

Sementara itu, transportasi laut tercatat relatif stabil dengan 820 kunjungan kapal.

Sejumlah indikator tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi Kalteng masih bergerak positif, ditopang sektor pertanian, perdagangan luar negeri, pariwisata, serta transportasi. Namun, perkembangan harga komoditas pangan dan biaya transportasi tetap menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. (Mit).

Reporter: Huda
Back to top