Rosi Dukung Pengembangan Kerajinan Rotan Barito Utara

Penulis: Huda  •  Rabu, 09 September 2026 | 17:51:00 WIB
Rosi Wahyuni

KALAMANTHANA, Muara Teweh – Pelaksanaan Pelatihan Lanjutan Modifikasi Kulit dan Anyaman Rotan Tahun 2026 yang diikuti 25 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UKM) mendapat dukungan dari Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Rosi Wahyuni.

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Utara tersebut dinilai menjadi langkah positif untuk meningkatkan keterampilan sekaligus mendorong kreativitas pelaku usaha lokal.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan seperti ini. Ini bukan hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku UKM untuk mengembangkan produk lokal agar memiliki nilai jual dan daya saing,” kata Rosi Wahyuni, Rabu (9/9/2026).

Menurut Rosi, pelatihan modifikasi kulit dan anyaman rotan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Barito Utara memiliki sumber daya dan kerajinan lokal yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus menjadi produk unggulan daerah.

Ia mengatakan, perpaduan bahan rotan dan kulit dapat menghasilkan beragam produk kerajinan yang menarik, seperti tas, dompet, aksesori hingga berbagai produk kreatif lainnya.

“Rotan merupakan salah satu potensi yang kita miliki. Kalau diolah dengan kreativitas dan desain yang baik, kemudian dipadukan dengan bahan kulit, tentu bisa menghasilkan produk yang lebih modern dan memiliki nilai tambah,” ujarnya.

Rosi berharap pelatihan tidak berhenti pada peningkatan kemampuan teknis peserta. Menurutnya, diperlukan pendampingan lanjutan agar pelaku UKM mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Pendampingan tersebut, lanjutnya, dapat mencakup pemasaran, pengemasan, permodalan hingga pengembangan produk sesuai kebutuhan pasar.

“Setelah mereka memiliki keterampilan, yang tidak kalah penting adalah bagaimana produk tersebut bisa dipasarkan. Karena itu, saya berharap ada pendampingan lanjutan agar produk hasil pelatihan benar-benar bisa masuk pasar yang lebih luas,” katanya.

Ia juga mendorong pelaku UKM memanfaatkan teknologi digital dan media sosial sebagai sarana promosi. Langkah tersebut dinilai dapat memperluas jangkauan pemasaran produk kerajinan Barito Utara.

Dengan pemanfaatan media sosial secara optimal, produk lokal tidak hanya dikenal masyarakat di Barito Utara, tetapi juga berpeluang menjangkau konsumen di berbagai daerah.

Rosi berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pelaku UKM dari berbagai kecamatan di Barito Utara.

Menurutnya, peningkatan keterampilan, inovasi produk dan penguatan pemasaran perlu berjalan bersama agar potensi kerajinan lokal mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. (Sly).

Reporter: Huda
Back to top