Korban Virgo Transport 8 Terbawa Ombak 240 Km, Basarnas Perkuat Pencarian di Kalimantan Tengah

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 24 September 2026 | 06:59:23 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Sudah tiga jenazah diduga korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 ditemukan di perairan Kalimantan Tengah. Basarnas pun mulai menyasar operasi pencarian korban ke wilayah Bumi Tambun Bungai.

Salah satu langkah Basarnas adalah mengerahkan kapal rigid bouyancy boat (RBB) dan rigid inflatable boat (RIB) 01 dari Kantor SAR Palangka Raya memperkuat pencarian korban Kapal Virgo Transport 8 di wilayah perairan Kalimantan Tengah.

Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan pengerahan kedua unsur tersebut dilakukan setelah Basarnas memerintahkan Kepala Kantor SAR Palangka Raya menggelar operasi SAR di wilayah pesisir Kalteng dan sekitarnya guna memperluas pencarian korban KM Virgo Transport 8.

“Kapal RBB Palangka Raya dan RIB 01 Palangka Raya akan membantu pencarian,” kata Sudayana di Banjarmasin, Rabu 23 September 2026 malam.

Sejak ditemukannya tiga korban meninggal dunia di Perairan Seruyan, Kalimantan Tengah, Basarnas memperkuat pencarian di area itu.

Sudayana menyebut jarak lokasi ditemukannya tiga korban meninggal di Perairan Seruyan dari lokasi kapal tenggelam di Laut Jawa, diperkirakan mencapai 145 hingga 150 mil laut atau sekitar 240 km.

“Sejak hari pertama hingga ketujuh operasi SAR, area di situ masuk area pencarian,” kata Sudayana.

Namun kondisi gelombang yang cukup tinggi membuat kapal-kapal pencari mengalami keterbatasan jarak pandang untuk mengamati benda atau korban di permukaan perairan.

Kondisi tersebut, kata dia, memungkinkan keberadaan korban atau benda yang dicari tidak terlihat secara seksama meskipun wilayah Perairan Seruyan telah masuk dalam cakupan pencarian yang dilakukan unsur SAR.

Oleh karena itu Basarnas mengerahkan dua kapal di perairan itu untuk memperluas cakupan area pencarian sejak hari ketujuh operasi SAR hingga mencapai perbatasan Kalimantan Barat (Kalbar) untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus dan hanyut semakin jauh dari lokasi kapal tenggelam.

“Karena memang masih ada ruang-ruang atau daerah-daerah yang sepertinya tidak ter-cover, karena memang keterbatasan jarak pandang dan lain-lain,” ujar Sudayana.

Hingga Rabu (23/9) malam pukul 22.00 WITA Basarnas mengonfirmasi sebanyak 136 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 28 orang meninggal dunia, sementara 107 korban masih proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top