KALAMANTHANA, Palangka Raya – Makin banyak saja korban Kapal Virgo Transport 8 yang terdampar di perairan Kalimantan Tengah. Kali ini, dua lagi ditemukan di Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan.
Kedua korban Kapal Virgo Transport 8 itu ditemukan Tim SAR Gabungan pada Kamis 24 September 2026. Keduanya dievakuasi dari perairan di Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan.
Informasi penemuan dua jasad diduga korban Kapal Virgo Transport 8 di wilayah Seruyan, Kalimantan Tengah itu, dilansir akun Instagram Polres Seruyan.
Menurut mereka, jenazah pertama yang diduga korban Kapal Virgo Transport 8 yang tenggelam di Perairan Masalembo itu, ditemukan di Pantai Sungai Rambu sekitar pukul 11.30 WIB.
Sedangkan jenazah kedua ditemukan di Sungai Besi setelah petugas berjalan kaki ekitar 10 kilometer, menyusuri perairan pantai.
Kedua jenazah tersebut, menurut Polres Seruyan, langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk dilakukan identifikasi.
Sebelumnya, sudah tiga jenazah diduga korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 ditemukan di perairan Kalimantan Tengah. Basarnas pun mulai menyasar operasi pencarian korban ke wilayah Bumi Tambun Bungai.
Salah satu langkah Basarnas adalah mengerahkan kapal rigid bouyancy boat (RBB) dan rigid inflatable boat (RIB) 01 dari Kantor SAR Palangka Raya memperkuat pencarian korban Kapal Virgo Transport 8 di wilayah perairan Kalimantan Tengah.
Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator mengatakan pengerahan kedua unsur tersebut dilakukan setelah Basarnas memerintahkan Kepala Kantor SAR Palangka Raya menggelar operasi SAR di wilayah pesisir Kalteng dan sekitarnya guna memperluas pencarian korban KM Virgo Transport 8.
“Kapal RBB Palangka Raya dan RIB 01 Palangka Raya akan membantu pencarian,” kata Sudayana di Banjarmasin, Rabu 23 September 2026 malam.
Sejak ditemukannya tiga korban meninggal dunia di Perairan Seruyan, Kalimantan Tengah, Basarnas memperkuat pencarian di area itu.
Sudayana menyebut jarak lokasi ditemukannya tiga korban meninggal di Perairan Seruyan dari lokasi kapal tenggelam di Laut Jawa, diperkirakan mencapai 145 hingga 150 mil laut atau sekitar 240 km.
“Sejak hari pertama hingga ketujuh operasi SAR, area di situ masuk area pencarian,” kata Sudayana. (*)