Mantan Kapolda Kalteng Masuk Kabinet Prabowo, Ini Posisi untuk Dedi Prasetyo

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:20:10 WIB

KALAMANTHANA, Jakarta – Mantan Kapolda Kalimantan Tengah, Dedi Prasetyo, masuk Kabinet Prabowo Subianto. Bukan di kementerian, melainkan lembaga setingkat badan.

Dedi Prasetyo yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolri itu dilantik Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Badan Reformasi Agraria Nasional.

Pelantikan Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional itu dilakukan bersamaan dengan pelantikan sejumlah menteri dan Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1 Oktober 2026.

Dedi Prasetyo, perwira kepolisian berpangkat komisaris jenderal itu, sebelumnya menjabat sebagai Wakapolri. Dia juga pernah menjadi Wakapolda Kalimantan Tengah tahun 2017 dan Kapolda Kalimantan Tengah pada tahun 2020 sebelum menjadi Kepala Divisi Humas Mabes Polri.

Dedi sendiri terhitung sebagai figur progresif di Mabes Polri. Lulusan Akpol angkatan 1990 ini menjadi salah satu yang berhasil mencapai gelar profesor/guru besar di bidang ilmu kepolisian.

Dia juga menyabet rekor dari Museum Rekor Indonesia )Muri) sebagai perwira tinggi kepolisian yang paling produktif menulis dan menerbitkan buku.

Selain Dedi Prasetyo, Presiden Prabowo Subianto melantik Dudung Abdurachman sebagai Menko Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) menggantikan Djamari Chaniago.

Posisi Kepala Staf Kepresidenan yang ditinggalkan Dudung kemudian diisi oleh Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Selain Dudung, jajaran pejabat negara yang juga dilantik oleh Presiden di Istana Negara hari ini, di antaranya Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri, Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian, Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Menteri Luar Negeri, dan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Upacara pelantikan sejumlah pejabat negara hari ini, yang merupakan bagian dari perombakan kabinet (reshuffle) terbaru, yaitu yang ke-7 dalam periode 2 tahun pemerintahan Presiden Prabowo. (*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top