Geger Ampah Berdarah, Lansia 79 Tahun Alami Luka Serius, Pria Berinisial T Diringkus Polsek Dusun Tengah

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:42:40 WIB

KALAMANTHANA, Tamiang Layang –  Warga Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Barito Timur, geger. Seorang pria lanjut usia, E, ditemukan bersimbah darah.

E, pria berusia 79 tahun itu, menjadi korban dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis parang di kawasan Jalan Ampah-Tamiang Layang, tepatnya di Simpang Barumbut RT 34, Jumat 30 Oktober 2026.

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka serius, terutama di bagian dada kiri hingga bahu. Selain itu, terdapat luka pada bagian wajah.

Kondisi korban yang bersimbah darah membuat peristiwa tersebut menjadi perhatian warga di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres Barito Timur AKBP Iqbal Sengaji ketika dikonfirmasi melalui Kasi Humas AKP Eko Sutrisno menjelaskan, dugaan penganiayaan tersebut terjadi sekitar pukul 10.24 WIB.

Polisi telah menerima laporan dan langsung menerjunkan personel untuk melakukan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Begitu menerima laporan, personel Polsek Dusun Tengah langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan penanganan awal, mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan pelapor, peristiwa tersebut diketahui setelah terdengar keributan dari sekitar toko tempat pelapor berada.

Pelapor kemudian meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Korban selanjutnya dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis atas luka-luka yang dialaminya.

Dalam penanganan perkara ini, polisi telah mengamankan seorang laki-laki berinisial T yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Petugas juga mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk kepentingan proses hukum.

Barang bukti yang diamankan antara lain pakaian yang diduga berkaitan dengan kejadian, sebuah tas selempang berwarna cokelat serta satu bilah senjata tajam jenis parang dengan panjang sekitar 59 sentimeter. (anigoru)
 

Reporter: Redaksi
Back to top