Helikopter TNI Jatuh di Laut Seruyan Saat Jalankan Misi Padamkan Karhutla

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 04 November 2026 | 21:53:00 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Kecelakaan helikopter terjadi di perairan Pematang Limau, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu 4 November 2026.

Helikopter Mi-17 milik Penerbangan TNI Angkatan Darat yang sedang menjalankan misi pemadaman karhutla dilaporkan jatuh.

Insiden tersebut terjadi ketika helikopter dengan nomor registrasi HA-5235 menjalankan misi pengambilan air untuk operasi water bombing. Pesawat itu diketahui berpangkalan di Bandara Kuala Pembuang.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas membenarkan adanya kecelakaan udara tersebut. Dia menyatakan, penanganan di lokasi langsung dilakukan setelah informasi kejadian diterima.

"Informasi awal seperti itu, sedang dilaksanakan penanganan," kata Muhammad Nas kepada wartawan.

Berdasarkan informasi sementara, helikopter tersebut mengangkut delapan personel. Enam orang di antaranya berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat.

Empat personel dibawa menuju Pos Taman Nasional Tanjung Puting di Desa Pematang Limau. Sementara dua personel lainnya dievakuasi menggunakan helikopter Bell Penerbad bernomor registrasi HA-5172 untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Lokasi jatuhnya helikopter diperkirakan berada di perairan laut sekitar satu kilometer dari bibir pantai Pematang Limau.

Dalam informasi awal yang dihimpun, helikopter tersebut diawaki Mayor CPN Dudi sebagai pilot atau pilot in command (PIC) dan Kapten CPN Hafiz sebagai kopilot.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan belum diketahui. Pihak terkait masih mengumpulkan data dan melakukan penanganan di lapangan untuk memastikan kronologi insiden tersebut.

Pencarian dua awak yang belum ditemukan menjadi fokus penanganan saat ini. Perkembangan operasi penyelamatan serta hasil pemeriksaan penyebab kecelakaan masih menunggu keterangan resmi lebih lanjut dari pihak TNI. (su)

Reporter: Redaksi
Back to top