KALAMANTHANA, Washington – Menangnya sejumlah politisi Partai Demokrat dalam pemilihan Senat dan Kongres memicu kekhawatiran akan dimakzulkannya Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Betulkah?
Sejumlah calon dari Partai Demokrat memenangkan kursi Senat dan Kongres pada pemilihan yang berlangsung di Amerika Serikat.
Salah satu kemenangan yang fenomenal diraih Abdul Al Sayed di Michigan. Berkali-kali mendapat serangan brutal dari Donald Trump yang merupakan politisi Partai Republik, Abdul Al Sayed mengalahkan Mike Rogers di Negara Bagian Michigan.
Abdul Al Sayed kini mencatatkan sejarah baru. Dia merupakan muslim pertama yang memenangkan tiket kursi Senat di Amerika Serikat.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menepis kekhawatiran Partai Demokrat akan berupaya memakzulkan dirinya setelah partai tersebut menang dalam pemilihan sela.
Dalam pernyataan perdananya di Gedung Putih sejak pemilihan paruh waktu, Rabu (4/11), Donald Trump mengaku sama sekali tak khawatir soal kemungkinan pemakzulan dan meyakini langkah tersebut justru akan menjadi senjata makan tuan bagi Partai Demokrat.
“Tidak, tidak, tidak sama sekali. Saya pikir hal itu justru akan menghancurkan Partai Demokrat jika mereka melakukannya, karena hal itu akan menjadi pemakzulan tanpa sebab. Atas dasar apa pemakzulannya? Apakah atas dasar negara kita sukses?" kata Trump saat ditanya apakah dia khawatir Partai Demokrat akan memakzulkannya.
Trump mengatakan dirinya siap bekerja sama dengan Partai Demokrat di Kongres AS selama mereka tidak bermaksud mengganggu pemerintahannya.
"Saya mungkin bisa akur dengan Partai Demokrat, kecuali kalau mereka mau bersikap destruktif. Saya masih punya hak veto," kata Trump.
Pernyataan Trump itu disampaikan setelah Partai Demokrat berhasil merebut kendali di Senat dan DPR AS dalam pemilu sela pada Selasa (3/11). Gelombang kemenangan Partai Demokrat juga terjadi di banyak negara bagian di AS. (*)