KALAMANTHANA, Muara Teweh - Setelah sempat tertunda, penerimaan calon aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, kembali dibuka. Formasi tersedia sebanyak 509.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Barito Utara Fakhri Fauzi kepada Kalamanthana.id, Kamis (1/7/2021) mengatakan, 509 formasi untuk mengisi posisi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Penerimaan calon ASN diumumkan mulai Rabu (30/6) malam dengan pendaftaran secara online melalui http://sscn.bkn.go.id sampai 21 Juli 2021.
“Kouta calon ASN lingkup Pemkab Barito Utara sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada 21 April 2021, tentang penetapan kebutuhan ASN di daerah ini,” jelas Fakhri.
Formasi calin ASN tersedia untuk PPPK guru sebanyak 387 formasi, tenaga kesehatan tujuh formasi, dan tenaga teknis 115 formasi.
Menurut Fakhri, khusus bagi calon pelamar PPPK guru dengan persyaratan merupakan tenaga honor bekas kategori II, guru honorer yang mengajar di sekolah negeri, guru bukan ASN yang mengajar di sekolah swasta, dan lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang belum menjadi guru.
Dia menambahkan, formasi PPPK guru meliputi ahli pertama guru agama Islam, Hindu, dan Katolik masing-masing satu formasi, guru Bahasa Indonesia sebanyak 17 formasi, Bahasa Inggris tujuh formasi, Bimbingan Konseling 35 formasi, guru IPA empat formasi, dan guru kelas 130 formasi.
Ada pula guru Matematika delapan formasi, Penjasorkes 87 formasi, PPKN 15 formasi, Prakarya dan Kewirausahaan 24 formasi, Seni Budaya 22 formasi, dan guru TIK 35 formasi.
Sedangkan formasi tenaga kesehatan hanya tujuh formasi, yakni ahli pertama bidan dan penyuluh kesehatan masyakarat masing-masing dua formasi, serta dokter, dokter gigi, dan perawat masing-masing satu formasi.
Adapun tenaga teknis tersedia formasi ahli pertama Analisis Sumber Daya Manusia Aparatur empat formasi, Arsiparis dua formasi, Auditor delapan formasi, Medik Veteriner tiga formasi, Penata Ruang empat formasi, Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintah Daerah enam formasi, dan Pengelolaan Pengadaan Barang atau Jasa 10 formasi.
Kemudian ada formasi Penggerak Swadaya Masyarakat tujuh formasi, Penyuluh Pertanian 16 formasi, Polisi Pamong Praja delapan formasi, Surveyor Pemetaan empat formasi, Analis Pemberdayaan Masyarakat dua formasi, Pengawas Jalan dan Jembatan lima formasi, Pengawasan Mutu Bibit Ternak empat formasi, Pengelola Bahan Pustaka, Pengelola Barang Milik Negara, dan Pengelola Budidaya Pengembangan Ternak dan Hewan lainnya serta Penyusun Rancangan Perundang-Undangan masing-masing dua formasi. Pengelola Keuangan dan Penyuluh Bencana masing-masing satu formasi, Terampil Auditor dan Verifikator Keuangan masing-masing enam formasi, dan Penyuluh Pertanian 10 formasi.
Fakhri mengimbau calon pelamar ASN mulai mempersiapkan diri, berupa baik berkas administrasi maupun dari sisi kesehatan, dan kemampuan menjawab soal tes.
Para pelamar dapat menyerahkan berkas ke Sekretariat Seleksi penerimaan calon ASN di BKDPSDM. Antara lain berkas ijazah, transkrip nilai, surat tanda registrasi (STR) perawat, kartu tanda penduduk, dan kartu keluarga.
Nanti pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) menggunakan sistem computer assisted test atau CAT bertempat di SMKN 1 Muara Teweh.(mel)