KALAMANTHANA, Sampit– Masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali berduka, Lesty Affianty, putri mantan Bupati Kotim dua periode (2000–2010), Muhammad Wahyudi Kaspul Anwar meninggal dunia.

Almarhumah tutup usia pada Rabu (26/11/2025) pukul 03.25 WIB, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar dan masyarakat yang mengenalnya.

Lesty Affianty bukan hanya dikenal sebagai anak seorang tokoh daerah, tetapi juga sebagai pribadi yang rendah hati dan berdedikasi.

Semasa hidup, ia mengabdi sebagai staf di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim, di mana rekan-rekannya mengenang sosoknya sebagai pekerja yang teliti, ramah, serta mudah membantu siapa pun yang membutuhkan.

Bagi banyak orang, almarhumah adalah gambaran perempuan yang menjalani peran ganda dengan baik, sebagai pegawai pemerintah, istri, ibu, sekaligus anggota keluarga tokoh penting daerah.

Ia juga merupakan istri dari Sekretaris Badan Kesbangpol Kotim, Eddy Hidayat Setiadi, yang kini bersama keluarga harus menerima kenyataan pahit kehilangan sosok pendamping tercinta.

Kabar wafatnya Lesty Affianty cepat menyebar dan mengundang simpati dari berbagai kalangan. Para pejabat, rekan kerja, tokoh masyarakat, hingga sahabat lama berdatangan ke rumah duka di Jalan Ahmad Yani, tepat di depan SMPN 2 Sampit, untuk memberikan doa dan penghormatan terakhir.

“Semoga almarhumah husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, dan keluarga diberikan kekuatan serta keikhlasan,” ujar Dedet di Sampit.

Rencananya, jenazah akan disalatkan di rumah duka sebelum dimakamkan pada pukul 10.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum Jalan Gunung Kelud, Sampit.

Kepergian Lesty Affianty menjadi kehilangan yang besar bagi keluarga, namun juga meninggalkan pesan kuat tentang keteladanan dalam pengabdian, kesederhanaan, serta dedikasi dalam bekerja. Masyarakat Kotim turut menyampaikan belasungkawa, seraya mengenang jejak kebaikan yang telah ia tinggalkan.

Keluarga besar Wahyudi K. Anwar menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak atas doa, perhatian, dan dukungan yang diberikan di tengah masa berduka ini. (su)