KALAMANTHANA, Muara Teweh – Kabar gembira bagi umat Katolik di Kalimantan Tengah. Rabu (22/4/2026) malam bertambah empat Pastor yang melayani di Keuskupan Palangka Raya.

Tahbisan empat imam dilaksanakan di Stadion Mini Tiara Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara oleh Uskup Keuskupan Palangka Raya, Mgr Aloysius Maryadi Sutrisnaatmaka, MSF.

Ribuan umat Katolik beserta keluarga imam baru dan undangan menghadiri Perayaan Ekaristi Kudus Tahbisan Imam Diosesan Keuskupan Palangka Raya yang dipercayakan sebagai tuan rumah Paroki Santa Maria de La Salette Muara Teweh.

Adapun keempat imam atau Pastor baru yang ditahbiskan yaitu

  1. RD EMANUEL DE

Pastor atau Romo Emanuel De lahir di Reka, 10 Juli 1996, berasal dari Paroki Kristus Raja Semesta Alam Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau. Masuk Seminari Menengah Raja Damai Palangka Raya Tahun 2012 dan SMA Katolik St Petrus Kanisius Palangka Raya.

Tahun 2016-2017, Tahun Orientasi Rohani (TOR) di Lawang, Jawa Timur. Lanjut tahun 2017-2021 Seminari Tinggi Interdiosesan St. Giovanni XXIII dan Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana, Malang, Jawa Timur.

Tahun 2022-2024 anak dari pasangan Leo Lagu dan Petronela Nangge melanjutkan pendidikan di  Perguruan Tinggi Pascasarjana (S2) Sekolah Tinggi Teologi (STT) Pastor Bonus, Pontianak, Kalimantan Barat.

Tahun 2012-2017 mulai menjalankan panggilan sebagai calon Imam di Seminari Menengah Raja Damai, Palangka Raya. Tahun 2016-2017 tahun orientasi rohani, Lawang sebagai calon Imam Diosesan Keuskupan Palangka Raya.

Tahun 2021-2022 menjalankan Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Paroki Yesus Gembala Baik, Palangka Raya. Tahun 2024-2025 menjalankan praktek Pastoral di Seminari Raja Damai, Kesukupan Palangka Raya.

Tahun 2025 sampai tahbisan menjalankan masa diakonat di Paroki St. Fransiskus Asisi, Benangin, Kabupaten Barito Utara.

Pastor Emanuel De mengangkat motto tahbisan “Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya” (1 Tesalonika 5:24).

2. RD MATHEUS KAVARO SUDI

Pastor Matheus Kavaro Sudi lahir di Cancar, 22 Mei 1996, berasal dari Paroki Santo Nikolaus Pacar, Keuskupan Labuan Bajo.

Anak kedua dari lima bersaudara ini, tahun 2018-2022 masuk Perguruan Tinggi S1 di Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Widya Sasana Malang.

Tahun 2023-2025 anak dari pasangan Zakaria Sudi dan Solasti Jemien ini melanjutkan pendidikan  Pascasarjana di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Pastor Bonus Pontianak, Kalimantan Barat.

Tahun 2014-2017 bergabung menjadi calon Imam Serikat Maria Montfortan (SMM). Tahun 2017-201 tahun orientasi rohani Interdiosesan San Giovanni XXIII di Lawang, Malang, Jawa Timur.

Tahun 2018-2022 menkalani pembinaan di Seminari Tinggi Interdiosesan San Giovanni XXIII, Malang, Jawa Timur. Tahun 2022-2023 menjalani masa TOP di Paroki Santo Clemens, Puruk Cahu.

Tahun 2023 sampai tahbisan menjalani pembinaan pasca pastoral di Seminari Tinggi Antonio Ventimiglia, Pontianak. Tahun 2025-sekarang, menjalani masa Diakonat di Paroki St Yosef Freibandemetz, Telok Katingan.

Adapun motto tahbisan Pastor Matheus Kavaro “Janganlah Takut, sebab Aku menyertai engkau” (Yesaya 41:10).

3. RD BALTHASAR BEREK

Pastor Balthasar Berek lahir di Umakabelak, 18 September 1993, berasal dari Paroki St Arnoldus Jansen, Labur. Tahun 2013-2014 Kelas Persiapan Atas (KPA) di Seminari Menengah St Fransiskus Asisi-Waena, Papua.

Tahun 2016-2020 masuk Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi (STFT) Fajar Timur, Papua. Anak dari pasangan Laurensius Taek dan Modesta Bete melanjutkan pendidikan Pascasarjana di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Pastor Bonus Pontianak, Kalimantan Barat.

Tahun 2014-2015 bergabung menjadi calon Imam dalam ordo Fraterum Minorum (OFM) Provinsi Papua dan menjalani masa Postulan di Postulat St Fransiskus Wenewolok, Pikhe-Wamena, Papua.

Tahun 2015-2016 menjalani masa novis di Novisiat La Verna, Sentani, Papua. Tahun 2016-2020 menetap di Biara Fransiskus Sang Surya Abepura, Papua.

Tahun 2020-2021 Tahun Orientasi Pastoral di Paroki Kristus Terang Dunia Yiwika, Wawena.

Tahun 2021-2022 bergabung menjadi calon Imam Diosesan Keuskupan Palangka Raya dan menjalani masa TOP tahun pertama di Paroki St Theresia Rungan Manuhing.

Tahun 2022-2023 menjalani masa TOP tahun kedua di Paroki Santa Maria de La Salette Muara Teweh. Tahun 2023-2025 menjalani masa pasca pastoral di Seminari Tinggi Interdiosesan Antonio Ventimiglia, Pontianak, Kalimantan Barat.

Tahun 2025 sampai tahbisan menjalani masa Diakonat dan persiapan tahbisan Imam di Paroki Yesus Gembala Baik, Palangka Raya.

Pastor Balthasar Berek mengangkat motto tahbisan dari Lukas 5:10 b “Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia”.

4. RD STEFANUS ALDIANTO

Pastor Stefanus Aldianto lahir di Rantau Pulut, 25 September 1998, berasal dari Paroki Hati Kudus Yesus, Rantau Pulut, Keuskupan Palangka Raya.

Setelah menyelesaikan pendididikan dari SD sampai SMA di Rantau Pulut, Pastor Stefanus meanjutkan ke STFT Widya Sasana, Malang< Jawa Timur pada tahun 2018-2022.

Anak dari pasangan Zakarius Yanto K dan Lioba Levi M melanjytkan pendidikan Pascasarjana (S2)  di Sekolah Tinggi Teologi (STT) Pastor Bonus Pontianak, Kalimantan Barat.

Tahun 2016-2017 menjalani Formatio Calon Imam, Kelas Persiapan Atas (KPA) di Seminari Menengah Raja Damai, Palangka Raya. Tahun 2017-201 menjalani Formatio Calon Imam, Tahun Orientasi Rohani (TOR) di Lawang, Jawa Taimur, Keuskupan Malang.

Tahun 201-2022 menjalani Formatio Calon Imam di Seminari Tinggi Interdiosesan San Giovanni XXIII Malang, Jawa Timur. Tahun 2022-2023 menjalani Formatio Calon Imam, Tahun Orientasi Pastoral (TOP) di Paroki Yesus Gembala Baik, Palangka Raya.

Tahun 202-2025 menjalani Formatio Calon Imam di Seminari Tinggi Antonio Ventimiglia Pontianak, Kalimantan Barat. Tahun 2025 sampai tahbisan menjalani masa diakonat di Paroki Santo Arnoldus Janssen Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Keuskpuan Palangka Raya.

Pastor Stefanus Aldianto mengangkat motto tahbisan “Sungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu” (Ibr 10:9). (sly)