KALAMANTHANA, Sanggau – Seorang pejalan kaki dilaporkan meninggal dunia, diduga ditabrak kendaraan. Sampai kini, penabrak belum diketahui identitasnya.
Kejadian tersebut berlangsung pada Selasa 28 April pagi sekitar pukul 05.54 WIB di Jalan Raya Bodok-Sosok, tepatnya di depan pemakaman Katolik Dusun Baharu, Desa Suka Gerundi, Kecamatan Parindu.
Informasi awal diterima oleh anggota piket penjagaan Polsek Parindu dari masyarakat yang melaporkan adanya korban tergeletak di lokasi kejadian.
Petugas piket Polsek Parindu pun segera bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban dalam kondisi tergeletak di badan jalan dan meninggal dunia, sementara kendaraan yang diduga menabrak tidak berada di lokasi.
Korban bernama Aji Hasyim, seorang warga Dusun Bentaian II, Desa Bentaian Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Identitas korban berhasil diamankan oleh petugas bersama keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.
Kapolsek Parindu, Iptu N. Ling, menyampaikan pihaknya telah mengambil sejumlah langkah cepat dalam menangani kejadian tersebut, termasuk mendatangi TKP, mengamankan identitas korban serta saksi, dan membuat laporan resmi.
“Kami langsung merespons laporan masyarakat dengan mendatangi lokasi kejadian, melakukan evakuasi korban, serta mengumpulkan data dan keterangan awal dari saksi. Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus melakukan penelusuran guna mengungkap identitas kendaraan maupun pengemudi yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Upaya koordinasi dengan pihak terkait juga dilakukan untuk mempercepat proses pengungkapan kasus.
Dari hasil pengamatan sementara, kondisi saat kejadian diketahui dalam keadaan cuaca cerah, dengan kondisi jalan lurus dan arus lalu lintas yang relatif sepi. Hal ini menjadi salah satu faktor yang turut dianalisis dalam proses penyelidikan.
Polsek Parindu mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Diharapkan, partisipasi masyarakat dapat membantu mengungkap kasus dugaan tabrak lari ini secara terang dan memberikan kepastian hukum. (*)