KALAMANTHANA, Sampit – Kemunculan buaya berukuran besar di rumah warga di Samuda, Kotawaringin Timur, bikin geger warga. Mereka nyaris terkecoh.
Seorang warga berkisah, mereka awalnya tak menduga kalau yang muncul di bawah rumah warga itu adalah buaya.
“Awalnya dikira kayu atau benda hanyut. Setelah disorot senter, ternyata buaya besar sedang diam di bawah rumah,” ujar Bachtiar, warga yang berada di lokasi, Kamis 18 Juni 2026.
Momen tersebut sontak membuat bulu kuduk warga merinding.
Beberapa orang yang berada di sekitar lokasi memilih mundur dan menjaga jarak. Meski penasaran, warga tidak berani mendekat karena khawatir buaya tiba-tiba bergerak atau menyerang.
Suasana semakin menegangkan ketika sorotan lampu senter terus diarahkan ke bawah rumah. Pantulan mata buaya yang berwarna kemerahan di tengah gelapnya malam menjadi pemandangan yang membuat warga waswas.
“Kalau melihat ukurannya, cukup besar. Apalagi posisinya dekat sekali dengan rumah warga,” kata warga lainnya.
Kemunculan predator ganas tersebut terjadi pada malam hari dan langsung menjadi perhatian warga sekitar.
Kabar adanya buaya di bawah rumah dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut hingga membuat sejumlah warga berdatangan ke lokasi untuk memastikan informasi tersebut.
Dalam video yang beredar luas di kalangan masyarakat, tampak seekor buaya berukuran besar berdiam diri di bawah kolong rumah atau titian kayu milik warga.
Di tengah gelapnya malam, keberadaan reptil itu hanya terlihat dari pantulan cahaya senter yang mengenai kedua matanya.
Kemunculan buaya tersebut kembali mengingatkan masyarakat akan potensi ancaman satwa liar di kawasan yang berdekatan dengan sungai dan muara.
Samuda sendiri dikenal sebagai wilayah yang memiliki banyak jalur perairan yang menjadi habitat alami buaya muara.
Meski keberadaan buaya di wilayah pesisir bukan hal baru, kemunculannya hingga berada tepat di bawah rumah warga tetap menimbulkan kekhawatiran.
Terlebih, aktivitas masyarakat di sekitar sungai masih cukup tinggi, baik untuk mandi, mencuci, memancing maupun menggunakan transportasi air. (*)