KALAMANTHANA, Kuala Kapuas - Tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas bersama tim pengawas dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Banjarbaru melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan program cetak sawah di Kabupaten Kapuas, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan monev dilaksanakan di Desa Tamban Jaya, Kecamatan Tamban Catur, serta turut didampingi kepala desa setempat. Monitoring ini bertujuan memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan perencanaan serta dokumen Survey, Investigation, and Design (SID).

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kapuas, Hargatin, selaku Ketua Tim Pelaksana Program Cetak Sawah Tahun 2026, mengatakan target luasan SID cetak sawah di Desa Tamban Jaya mencapai 100 hektare.

"Hingga saat ini, realisasi pembukaan dan pengolahan lahan telah mencapai 40 hektare atau sekitar 40 persen dari target. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan progres pekerjaan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan," ujarnya, Rabu (22/7/2026) di Kuala Kapuas.

Secara keseluruhan, program cetak sawah di Kabupaten Kapuas tahun 2026 memiliki target seluas 9.100 hektare yang tersebar di 10 kecamatan serta 39 desa dan kelurahan.

Hargatin berharap seluruh tahapan pelaksanaan program dapat diselesaikan sesuai jadwal dan mengacu pada dokumen SID sehingga hasil yang dicapai optimal.

"Melalui program ini diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Kapuas terus meningkat dan mampu mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional," pungkasnya. (fan)