KALAMANTHANA, Sampit – Kobaran api melalap sebuah kios di Pasar Blauran, Sampit. Suasana malam mendadak mencekam.

Kebakaran itu melanda sebuah kios pertokoan di kawasan Pasar Blauran di Jalan Rahadi Usman, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kotawaringin Timur.

Kebakaran di salah satu pusat aktivitas perdagangan di Kota Sampit itu sontak mengundang perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas pada Minggu 2 Agustus 2026 malam itu.

Kobaran api yang terlihat membesar dalam waktu singkat memicu kepanikan. Warga di sekitar lokasi berhamburan keluar untuk menyaksikan kejadian, sementara sebagian lainnya berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.

Upaya tersebut dilakukan agar api tidak merembet ke bangunan lain yang berdempetan di kawasan pertokoan Pasar Blauran.

Sejumlah relawan dan masyarakat turut membantu mengamankan area sekitar lokasi kebakaran.

Arus lalu lintas di sekitar Jalan Iskandar sempat melambat karena banyaknya warga yang berhenti untuk melihat proses pemadaman.

Kondisi tersebut membuat petugas dan relawan berupaya mengatur masyarakat agar tidak terlalu dekat dengan titik kebakaran demi alasan keselamatan.

Berdasarkan video amatir yang beredar di media sosial, kobaran api tampak membumbung tinggi disertai kepulan asap hitam pekat. Cahaya api bahkan terlihat dari kejauhan dan menjadi perhatian warga di sekitar pusat kota.

Rekaman video juga memperlihatkan warga berjibaku memadamkan api sambil menunggu armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotawaringin Timur tiba di lokasi.

Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran bersama relawan gabungan tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Petugas memusatkan penyemprotan air ke titik api untuk mencegah kobaran meluas ke bangunan lain yang berada di sisi kanan dan kiri kios yang terbakar. (su)