KALAMANTHANA, Sampit – Asal mula kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah semi permanen di Jalan Panjaitan Selatan, Gang Mustika 2, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, diduga berasal dari bagian dapur.

Dugaan tersebut diperoleh petugas dari keterangan warga yang berada di sekitar lokasi saat proses penanganan kebakaran pada Selasa (4/8/2026) sore.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.25 WIB itu menghanguskan rumah berukuran 6 x 10 meter beserta seluruh isinya. Satu unit sepeda motor Yamaha Aerox yang berada di dalam rumah juga tidak sempat diselamatkan karena api dengan cepat membesar.

Kepala Seksi Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotawaringin Timur, Hery Wahyudi, mengatakan informasi awal yang diterima petugas menyebut kobaran api pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah.

"Informasi yang didapat dari warga yang berada di belakang rumah tersebut, api terlihat pertama kali dari bagian belakang atau dapur rumah hingga langsung membesar. Bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu pun dengan cepat terlalap api dan menghanguskan seluruh seisi rumah, termasuk satu unit sepeda motor Aerox," kata Hery.

Laporan kebakaran diterima Damkarmat sekitar pukul 16.25 WIB. Setelah dilakukan validasi, personel Peleton I langsung diberangkatkan menuju lokasi dengan mengerahkan empat armada pemadam. Petugas tiba sekitar pukul 16.38 WIB atau kurang lebih sembilan menit setelah meninggalkan markas.

Saat petugas tiba, warga bersama sejumlah relawan kebakaran telah lebih dahulu berupaya menjinakkan kobaran api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi. Tim Damkarmat kemudian melanjutkan penanganan dengan melakukan pendinginan terhadap bangunan yang terbakar sekaligus memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.

Operasi pemadaman berlangsung singkat. Api berhasil dilokalisasi beberapa menit setelah penanganan dimulai, kemudian dilanjutkan dengan pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh sebelum situasi dinyatakan aman.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkarmat turut dibantu personel TNI, Polri, pemerintah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, serta sejumlah komunitas relawan kebakaran yang berada di lokasi.

Hery menegaskan hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

"Setelah menerima informasi dan melakukan validasi kejadian kebakaran, petugas langsung menuju lokasi. Setibanya di lokasi, api sudah ditangani oleh masyarakat dan relawan kebakaran. Petugas kemudian melakukan pendinginan dan pemeriksaan menyeluruh sebelum operasional dinyatakan selesai," tutup Hery. (su)