KALAMANTHANA, Kuala Kapuas - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Pambelom Kabupaten Kapuas mulai memberlakukan sistem pengaliran air bersih secara bergilir kepada pelanggan sejak Selasa, 11 Agustus 2026.
Direktur Perumdam Tirta Pambelom Kapuas, Abisua Setia Nugroho, mengatakan kebijakan tersebut diterapkan menyusul kondisi air baku Sungai Kapuas Murung yang mengalami intrusi air laut, sehingga menyebabkan air baku menjadi asin.
Kondisi tersebut berdampak terhadap operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA), sehingga kapasitas pengolahan harus disesuaikan. Saat ini, pengolahan air dilakukan dengan kapasitas sekitar 100 liter per detik dengan sumber air baku yang diambil dari wilayah Palingkau.

“Pengaturan kami lakukan berdasarkan wilayah dengan pergantian setiap hari pada pukul 04.00 WIB,” kata Abisua di Kuala Kapuas, Senin (10/8/2026).
Untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat, Perumdam Tirta Pambelom membagi wilayah pelayanan menjadi dua zona yang dialiri secara bergantian.
Pada Selasa (11/8/2026), pengaliran air ditujukan untuk Wilayah I, yang meliputi Jalan Sudirman, Jalan Melati, Jalan Kapten Tendean, Jalan MT Haryono, Jalan MT Sugiono, Jalan Sutojo, Jalan Firdasus, Jalan Untung Surapati, Jalan Kalimantan, Jalan Kasturi, Perumnas P. Telo, Jalan Mawar, Jalan P. Seth Adji, Jalan Milono, Jalan Teratai, Jalan Sugiman, Jalan Panglima Batur, Jalan KS Tubun, Jalan Surapto, Jalan RA Kartini, Jalan Serimpi, Jalan S. Parman, Jalan A. Yani, Jalan DI Panjaitan, Jalan Anggrek dan Jalan Mahakam.
Selanjutnya, pada Rabu (12/8/2026), pengaliran air dijadwalkan untuk Wilayah II, meliputi Jalan Cilik Riwut, Jalan Pemuda, Jalan Meranti, Jalan Patih Rumbih, Jalan Tambun Bungai, Jalan Garuda, Jalan Sulawesi, Jalan Sumatera, Jalan Agatis, Jalan Kering, Jalan Handel Selamat, Jalan Durian, Jalan Lintas Kalimantan, Jalan Pemuda Permai, Jalan Nusa Indah, Jalan Kenanga, Jalan Pilau, Jalan Jawa, Jalan Maluku, Jalan Perwira, Jalan Kapuas, Jalan Banto, Jalan Singaduta, Jalan Sei Tatas, Jalan Sei Kayu serta Perum Pondok Indah Residence.
Perumdam Tirta Pambelom mengimbau seluruh pelanggan untuk menampung air ketika aliran tersedia, tidak menggunakan pompa air untuk menyedot air langsung dari pipa jaringan, serta menggunakan air secara bijak dan memprioritaskannya untuk kebutuhan utama.
Pihak Perumdam Tirta Pambelom juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan selama penerapan sistem pengaliran bergilir.
“Kami mengimbau pelanggan untuk menampung air pada saat mengalir dan menggunakan air secara bijak untuk keperluan utama,” pungkas Abisua. (fan)