Motor Warga Samuda Digondol Saat Salat Jumat, Pelaku Tancap Gas ke Sampit Hindari Kejaran Warga

Penulis: Redaksi  •  Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:21:41 WIB
Motor korban saat masih belum hilang dicuri maling.

KALAMANTHANA, Sampit – Salat Jumat yang seharusnya berlangsung khusyuk justru berubah menjadi kepanikan bagi seorang warga di Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Sepeda motor miliknya dilaporkan hilang saat diparkir di halaman masjid, diduga digondol pelaku pencurian yang memanfaatkan momen ibadah, Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Warga setempat, Heny, menyampaikan bahwa kejadian itu saat jamaah tengah melaksanakan Salat Jumat. Motor jenis Jupiter Z1 dengan nomor polisi F 6451 EB, berwarga biru itu diketahui hilang sesaat setelah pemiliknya keluar dari masjid.

“Situasi awalnya tampak normal seperti biasanya, Korban juga tidak curiga kejadian tersebut. Tapi setelah salat selesai, motor itu sudah tidak ada. Pemiliknya langsung panik dan memberitahu warga sekitar,” ungkapnya, Sabtu (28/3/2026).

Kepanikan pun sempat terjadi di sekitar lokasi. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya membantu mencari keberadaan motor. Bahkan, beberapa di antaranya sempat melihat pelaku saat membawa kabur kendaraan tersebut.

Tanpa menunggu lama, warga spontan melakukan pengejaran. Pelaku diketahui melarikan diri dengan kecepatan tinggi menuju arah Sampit, sehingga sulit untuk dihentikan.

“Pelaku sempat terlihat dan langsung dikejar warga. Tapi karena lajunya sangat kencang, akhirnya lolos,” tambah Heny.

Dari informasi yang dihimpun, pelaku diduga seorang pria yang mengenakan celana jeans, baju berwarna hitam, serta menggunakan masker untuk menutupi identitasnya. Hingga kini, pelaku masih dalam penyelidikan dan belum berhasil diidentifikasi.

Kejadian tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian setempat. Aparat kini tengah melakukan penelusuran guna mengungkap pelaku dan mencari keberadaan sepeda motor milik korban.

Peristiwa ini menambah daftar kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah Kotim, sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada.

Warga diimbau untuk tidak lengah saat memarkir kendaraan, terutama di tempat umum atau saat beribadah, serta menggunakan kunci pengaman tambahan guna meminimalisir risiko pencurian. (su)
 

Reporter: Redaksi
Back to top