Hujan Petir Menyambar, 10 Wisatawan Terpapar, Seorang Meninggal, Seorang Lainnya Koma

Penulis: Redaksi  •  Minggu, 29 Maret 2026 | 15:25:16 WIB

KALAMANTHANA, Lumajang – Waspada terhadap hujan petir. Korbannya sudah banyak. Termasuk 10 wisatawan di Pantai Wantu Pecak dan Pantai Bambang di Lumajang, Jawa Timur.

Di kedua bibir pantai itu, sejumlah 10 wisatawan tersambar petir saat hujan terjadi. Salah seorang di antaranya meninggal dunia.

“Berdasarkan informasi yang kami terima dari Polsek Pasirian, dua orang tersambar petir di objek wisata Pantai Watu Pecak dan delapan orang tersambar petir di Pantai Bambang,” kata Kasubsi Pengelola Informasi dan Dokumentasi Multimedia (PIDM) Seksi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto di Lumajang, Minggu 29 Maret 2026.

Dua objek wisata itu sama-sama berada di Kecamatan Pasirian. Keduanya pun jadi destinasi wisata idaman. Di sinilah, petir menyambar pada Sabtu 28 Maret 2026 lalu.

Hujan deras disertai petir terjadi di Kecamatan Pasirian sejak Sabtu (28/3) sore dan saat itu banyak wisatawan yang sudah pulang, namun sebagian memilih berteduh dulu sambil menunggu hujan agak reda.

“Di Pantai Bambang, awal mulanya delapan wisatawan menikmati wisata pantai. Kemudian mereka berteduh di pondok terpal yang dibuat sendiri saat hujan deras disertai petir di kawasan wisata tersebut,” tuturnya.

Tidak beberapa lama, tiba-tiba petir menyambar tenda mereka. Para korban mengalami luka dan beberapa tidak sadarkan diri.

Oleh petugas keamanan dan panitia, mereka langsung dibawa ke Puskesmas Pasirian dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirian.

“Dari delapan korban, seorang di antaranya meninggal dunia, satu orang masih koma dirujuk ke RSUD Pasirian dan enam orang lainnya mengalami luka ringan yang menjalani perawatan di Puskesmas Pasirian,” katanya.

Korban yang meninggal dunia tersambar petir, yakni Alvin (23) warga Desa Candipuro. Jenazahnya berada di RSUD Pasirian.

Sedangkan korban yang belum sadar, yakni Radit yang juga warga Desa Candipuro yang dirujuk ke RSUD Pasirian.

Enam korban yang mengalami luka ringan, yakni Riyanto (25), Tomi (22), dan Dadang (25), ketiganya warga Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, kemudian Junaidi (22) dan Sutikno (23), keduanya warga Desa Sumberejo-Kecamatan Candipuro, dan Fagis Gama (24) warga Desa/Kecamatan Candipuro.

Sementara itu, di Pantai Watu Pecak, dua korban yang tersambar petir merupakan kakek dan cucu yang memiliki warung di sebelah barat Pantai Pecak.

Tiba-tiba petir menyambar di sekitar pondok, sehingga korban kaget dan langsung pingsan, kemudian dibawa ke RSUD Pasirian.

Suprapto mengimbau wisatawan dan masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu di kawasan pantai selatan Lumajang, serta mencari tempat yang aman saat cuaca ekstrem melanda wilayah setempat. (*)

Reporter: Redaksi
Back to top