Musancab PDIP Kotim Jadi Ajang Konsolidasi Besar, Mesin Partai Mulai Dipanaskan

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 15:21:27 WIB

KALAMANTHANA, Sampit – Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kotawaringin Timur 2026 menjadi momentum penting bagi partai berlambang banteng moncong putih untuk memperkuat konsolidasi internal hingga tingkat kecamatan dan desa.

Musancab DPC PDI Perjuangan Kotawaringin Timur itu digelar di di Hotel Werra Sampit, Rabu 20 Mei 2026.

Agenda tersebut dinilai bukan sekadar seremoni pergantian pengurus, melainkan bagian dari penguatan mesin politik menghadapi dinamika politik ke depan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kotim, Halikinnor mengatakan Musancab kali ini juga menjadi bagian dari penyegaran organisasi di tingkat PAC maupun ranting.

Menurutnya, sejumlah pengurus perlu dilakukan pembaruan karena ada yang sudah tidak aktif hingga meninggal dunia, sehingga struktur partai harus segera dilengkapi agar organisasi tetap berjalan maksimal.

“Ini merupakan konsolidasi partai sekaligus penyusunan kepengurusan anak cabang. Ada yang penyegaran, ada juga pengurus yang harus diganti karena berbagai kondisi, sehingga struktur partai bisa lengkap dan bergerak maksimal,” ujarnya.

Halikinnor menyebutkan, total kepengurusan yang ditetapkan dalam Musancab mencapai sekitar 185 orang, terdiri dari pengurus lama yang kembali dipercaya maupun kader baru yang masuk dalam struktur partai.

“Jumlah total kepengurusan yang ditetapkan sekitar 185 orang. Baik yang terpilih kembali maupun yang baru, semuanya diharapkan mampu menjalankan tugas partai dengan baik,” katanya.

Ia menegaskan, seluruh kader harus tetap menjaga kebersamaan dan semangat perjuangan, termasuk kader yang belum terpilih menjadi pengurus.

Menurutnya, partai politik bukan hanya soal jabatan struktural, melainkan wadah perjuangan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Jangan sampai yang tidak terpilih kemudian menjauh. Karena tujuan kita bukan sekadar menjadi pengurus, tetapi bagaimana mengabdi melalui partai politik untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Halikinnor.

Ia berharap kader PDIP tetap aktif di wilayah masing-masing dan menjadi penghubung antara masyarakat dengan partai dalam menyampaikan berbagai persoalan di tingkat desa maupun kecamatan.

“Kami berharap mereka tetap berpartisipasi minimal sebagai kader di wilayah masing-masing. Mereka adalah kepanjangan tangan partai untuk menyampaikan informasi terkait persoalan-persoalan yang ada di masyarakat,” ucapnya.

Menurut Halikinnor, berbagai aspirasi masyarakat nantinya dapat diperjuangkan melalui fraksi partai di DPRD bersama pemerintah daerah.

“Melalui fraksi di DPRD, kita bisa menyampaikan dan mencarikan solusi bersama pemerintah terhadap berbagai permasalahan masyarakat. Karena partai politik adalah sarana perjuangan untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Musancab, Muhammad Hafiz menjelaskan kegiatan tersebut diikuti 17 PAC dari seluruh kecamatan di Kotim beserta unsur ranting hingga tingkat desa.

Ia mengatakan, Musancab memiliki tiga agenda utama, yakni pengesahan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pengumuman ketua PAC baru beserta struktur kepengurusan, serta pembentukan tim formatur.

“Pertama pengesahan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, kedua pengumuman ketua PAC yang baru beserta personalia kepengurusan, dan ketiga pembentukan tim formatur yang didampingi DPC partai,” jelas Hafiz.

Menurutnya, pembentukan tim formatur menjadi bagian penting untuk menjaga solidaritas kader dan memperkuat kesiapan partai menghadapi agenda politik mendatang.

“Maka dari itu PAC yang lama maupun yang baru harus tetap solid dan bersama-sama menghadapi dinamika politik ke depan,” ujarnya.

Ia berharap seluruh tahapan Musancab mampu memperkuat kekompakan internal partai sehingga struktur organisasi di tingkat bawah semakin siap bergerak menghadapi pemilu maupun agenda politik lainnya.

“Harapannya semua tahapan ini membuat kader tetap kompak, baik PAC lama maupun baru, sehingga partai tetap kuat menghadapi pemilu dan agenda politik berikutnya,” pungkasnya. (su)
 

Reporter: Redaksi
Back to top