Rapat Dadakan di Polres Tabalong, Kok Bisa Kebakaran Kerap Terjadi Akhir-akhir Ini?

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 18:56:16 WIB

KALAMANTHANA, Tanjung – Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana memanggil seluruh pejabat utamanya, Kamis 11 Juni 2026. Mereka menggelar rapat, membicarakan fenomena maraknya kebakaran di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan.

Rapat itu rapat dadakan. Wahyu Ismoyo risau atas maraknya kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Tabalong. Dia ingin mencari solusi.

Berdasarkan data yang dihimpun, sejak Februari hingga Juni 2026 telah terjadi sedikitnya 18 peristiwa kebakaran di sejumlah wilayah di Kabupaten Tabalong.

Rincian kejadian tersebut meliputi 12 kasus kebakaran di Kecamatan Tanta selama periode Februari hingga Juni 2026, lima kasus di Kecamatan Murung Pudak pada Mei hingga Juni 2026, serta satu kasus di Kecamatan Tanjung pada Juni 2026.

Untuk mendalami penyebab terjadinya kebakaran, Satreskrim Polres Tabalong bahkan telah mendatangkan Tim Laboratorium Forensik Polda Kalimantan Selatan guna melakukan pemeriksaan dan analisis di sejumlah lokasi kejadian.

Saat rapat berlangsung, Kapolsek Tanta Ipda Aris Sufahriadi, menjadi titik perhatian. Maklum, di wilayahnya muncul kasus kebakaran terbanyak, 12 peristiwa.

Aris Sufahriadi melakukan pemaparan terkait berbagai kejadian kebakaran yang terjadi di wilayah hukumnya. Karena jadi wilayah tertinggi peristiwa kebakaran di Kecamatan Tanta, dibutuhkan analisis lebih mendalam untuk mengetahui faktor penyebab maupun pola kejadian.

Dari hasil pemaparan tersebut, terdapat sembilan kejadian yang mendapat perhatian khusus dan lima kejadian yang menjadi atensi utama untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan penyebab terjadinya kebakaran.

Kapolres Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo, menghimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

“Masyarakat kami harapkan untuk selalu memastikan kondisi instalasi listrik di rumah dalam keadaan aman, mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan, tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” katanya.

Partisipasi seluruh elemen masyarakat, ujarnya, sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya musibah kebakaran di wilayah Kabupaten Tabalong.

Polres Tabalong berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah preventif maupun penyelidikan guna mengungkap penyebab terjadinya kebakaran serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Tabalong.(*)
 

Reporter: Redaksi
Back to top