Inovasi LA’NGOPI, Langkah Baru Lapas Perempuan Palangka Raya Perkuat Jejaring Eksternal

Penulis: Redaksi  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 12:54:20 WIB

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya resmi meluncurkan inovasi LA’NGOPI: Lapas Perempuan Ngobrol Pintar, Selasa (7/7/2026). Program ini menjadi forum diskusi rutin antara pegawai hasil bimtek dengan Aparat Penegak Hukum dan stakeholder guna memperkuat sinergi pembinaan.

Kegiatan launching yang berlangsung di Aula Lapas Perempuan ini dihadiri pimpinan dan mitra strategis.

Hadir Kabid Pembinaan, Penindakan dan TI Kanwil Ditjenpas Kalteng, Tubagus Chaidir mewakili Kakanwil, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya beserta jajaran, Kajati Kalteng, Yunardi, serta perwakilan PN Palangka Raya.

Dari Polres Palangka Raya hadir Kasat Narkoba AKP Yonika Winner Te'dang, Kasat Samapta, dan Kasium mewakili Kapolres.  

Dari Kejari Palangka Raya hadir Kajari didampingi Kasi Pidum dan Kasi Intel. Sejumlah awak media online juga turut meliput.

Acara dibuka oleh Christin Sari, Kasubag TU Lapas Perempuan selaku pencetus LA’NGOPI, dan secara resmi diresmikan oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Perempuan menyampaikan dukungan penuh terhadap inovasi LA’NGOPI sebagai langkah nyata memperkuat pembinaan.

"LA’NGOPI ini bentuk komitmen kami. Pegawai yang sudah ikut bimtek harus bisa menyebarkan ilmunya, dan berdiskusi dengan APH serta stakeholder. Dengan begitu pembinaan di Lapas Perempuan bisa berjalan lebih terarah, sinergi, dan berdampak," tegas Kalapas.

"Intinya LA’NGOPI adalah wadah untuk kita berbagi dan menambah ilmu pengetahuan. Narasumbernya bisa dari pegawai yang ikut bimtek/pelatihan, bisa juga dari segala lini seperti APH maupun stakeholder lainnya," ujarnya.

LA’NGOPI akan digelar rutin sebagai wadah transfer ilmu, sharing praktik baik, dan diskusi isu strategis. Materi meliputi penegakan hukum, pembinaan warga binaan, kesehatan, hingga program reintegrasi.

"Kolaborasi adalah kunci. Melalui LA’NGOPI, Lapas Perempuan menunjukkan keseriusannya membangun sistem pemasyarakatan yang kolaboratif," ujarnya.

"Kejari sangat mengapresiasi LA’NGOPI sebagai wadah yang sangat bagus untuk saling sharing knowledge dalam menyamakan persepsi antara Lapas dengan APH dan stakeholder," ujarnya.

Dengan LA’NGOPI, Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya berkomitmen menghadirkan pembinaan yang adaptif dan berdampak. Ke depan, program ini ditargetkan menjadi agenda bulanan yang melibatkan berbagai unsur.

Peluncuran LA’NGOPI menandai langkah baru: dari penguatan internal, menuju penguatan jejaring eksternal. (sly)
 

Reporter: Redaksi
Back to top