KALAMANTHANA, Kuala Kapuas - Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bersama Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, dan Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno melaksanakan panen raya padi seluas 25.817 hektare di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh, Kabupaten Kapuas, Rabu (8/7/2026).

Panen raya tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Kapuas. Luas areal panen tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Bataguh seluas 8.643 hektare, Kapuas Kuala 8.674 hektare, Tamban Catur 4.027 hektare, dan Kapuas Timur 4.472 hektare.

Dalam sambutannya, Bupati Kapuas H. Muhammad Wiyatno menyampaikan bahwa padi yang dipanen di Kecamatan Bataguh dan Tamban Catur didominasi varietas unggul, sedangkan di Kecamatan Kapuas Timur dan Kapuas Kuala merupakan varietas padi lokal.

"Alhamdulillah, untuk varietas padi unggul di Kabupaten Kapuas kita bisa melakukan panen hingga lima kali dalam kurun waktu dua tahun," ujar Wiyatno.

Ia juga menjelaskan, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian, Kabupaten Kapuas menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian berupa 57 unit rotavator, 488 unit hand traktor, 95 unit pompa air, dan 213 unit hand sprayer.

"Alhamdulillah, hampir seluruh bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian sudah tiba di Kabupaten Kapuas, sementara sebagian lainnya masih dalam perjalanan," katanya.

Selain bantuan alsintan, pada tahun 2026 Kabupaten Kapuas juga memperoleh program cetak sawah baru seluas 4.309 hektare yang tersebar di Kecamatan Bataguh, Tamban Catur, Kapuas Kuala, dan Kapuas Timur.

Atas berbagai dukungan tersebut, Wiyatno menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Bapak Menteri Pertanian, dan Bapak Gubernur Kalimantan Tengah. Alhamdulillah, Kabupaten Kapuas hingga saat ini masih menjadi salah satu sentra produksi padi yang mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kapuas, bahkan turut mendukung ketahanan pangan Provinsi Kalimantan Tengah," ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran mengaku bangga dapat menghadiri langsung panen raya di Desa Terusan Mulya, Kecamatan Bataguh.

"Kami bersama Kapolda dan Pangdam sangat bangga bisa melaksanakan panen raya di Kecamatan Bataguh. Dari sekitar 40 ribu hektare luas tanaman padi yang ada, pada hari ini sekitar 25.817 hektare memasuki masa panen," katanya.

Menurut Agustiar, Kabupaten Kapuas memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan Kalimantan Tengah. Apabila intensitas tanam dapat terus ditingkatkan sehingga petani mampu panen dua hingga tiga kali dalam setahun, maka produksi padi akan semakin meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pangan daerah.

"Kami sangat bangga dan bahagia bisa panen raya bersama masyarakat hari ini. Momentum ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk menyerap aspirasi masyarakat, baik terkait sektor pertanian, pembangunan infrastruktur, maupun kebutuhan lainnya," pungkasnya. (fan)