Gandeng Wanita Islam di Kampung Puntun, GDAN Padukan Peringatan Maulid Nabi dan Edukasi Narkoba

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 10 September 2026 | 16:01:04 WIB
Posko Terpadu Antinarkoba Di Kampung Puntun.

KALAMANTHANA, Palangka Raya – Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) terus memperkuat barisan dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Palangka Raya.

Kali ini, GDAN menggandeng Pimpinan Daerah Wanita Islam Kota Palangka Raya dan ibu-ibu pengajian Masjid Raudhatul Khair untuk menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus sosialisasi pencegahan bahaya narkoba di Posko Antinarkoba Kampung Puntun, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah syiar keagamaan, tetapi juga momentum penting untuk membangkitkan keberanian kaum ibu sebagai benteng pertama dalam menjaga keluarga dari ancaman barang haram.

Ketua GDAN Kota Palangka Raya, Ingkit Djaper, menegaskan bahwa perpaduan antara kegiatan keagamaan dan sosialisasi ini membawa dampak ganda yang positif bagi ketahanan sosial masyarakat.

"Kami meyakini kegiatan ini selain meningkatkan iman, juga mendorong kebersamaan seluruh komponen untuk bergerak bersama memerangi narkoba," ujar Ingkit.

Langkah ini juga mendapat dukungan penuh dari tingkat pusat. Ketua DPP GDAN, Ririen Binti, menambahkan bahwa kunci utama dalam membersihkan Kampung Puntun dari jerat narkoba adalah sinergi kokoh antara elemen masyarakat dan instansi terkait.

"Dengan kekompakan Pemprov Kalteng, Pemko Palangka Raya, Polda Kalteng, Polresta Palangka Raya, TNI, BNNP, GDAN, serta seluruh masyarakat Puntun, kami optimistis Puntun bisa bebas dari narkoba dan menjadi kawasan yang damai," tegas Ririen.

Sementara itu, keterlibatan aktif kaum perempuan dinilai menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di lingkungan keluarga. Ketua Wanita Islam Palangka Raya, Sumaryani, menyatakan kesiapan jajarannya untuk berdiri di garda terdepan.

"Lewat kekompakan Wanita Islam Kota Palangka Raya dan khususnya warga Puntun, kita pasti bisa menekan peredaran barang haram ini. Kita ingin Puntun berubah menjadi tempat yang damai dan ekonomi masyarakatnya lebih maju," tutur Sumaryani.

Di akhir acara, kaum ibu yang hadir mengikrarkan deklarasi bersama yang memuat komitmen kuat untuk menolak narkoba, menjaga anak dan lingkungan, serta mendukung program pemerintah demi mewujudkan keluarga sakinah yang sehat dan bebas dari narkotika. (sly)
 

Reporter: Redaksi
Back to top