Bupati Rizky Serahkan Bantuan Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa SD dan SMP di Kecamatan Bulik

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 05 November 2026 | 20:15:29 WIB

KALAMANTHANA, Nanga Bulik – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis kepada peserta didik kelas I SD dan kelas VII SMP saat melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah di Kecamatan Bulik, Kamis (5/11/2026).

Penyerahan bantuan tersebut merupakan bagian dari program prioritas Pemerintah Kabupaten Lamandau di bidang pendidikan.

Didampingi Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lamandau, Loren Oktoberi Tahan, Bupati mengunjungi SDN 7 Nanga Bulik, SMPN 4 Bulik, TK Pembina Kabupaten, dan SMAN 1 Bulik.

“Melalui program seragam sekolah gratis ini, kami ingin membantu meringankan beban orang tua sekaligus memastikan anak-anak dapat mengikuti kegiatan belajar dengan lebih nyaman. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan menjadi penyemangat bagi para peserta didik untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” ujar Bupati.

Selain menyerahkan bantuan, Bupati juga berinteraksi langsung dengan para siswa serta memberikan dorongan semangat agar mereka semakin giat belajar.

Kunjungan ini sekaligus dilakukan untuk meninjau langsung kondisi lingkungan sekolah dan aktivitas pembelajaran, setelah sebelumnya kegiatan belajar mengajar dilaksanakan melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kabut asap.

Sementara itu, Plt. Kepala Disdikbud Lamandau, Loren Oktoberi Tahan, menyampaikan bahwa bantuan seragam sekolah gratis ini merupakan salah satu program unggulan Bupati Lamandau untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah bagi peserta didik.

Ia menjelaskan, bantuan untuk jenjang SD diberikan kepada 5.145 peserta didik berupa seragam putih-merah, seragam pramuka, dan pakaian olahraga. Sementara untuk jenjang SMP, bantuan disalurkan sebanyak 1.571 stel seragam yang terdiri dari seragam putih-biru, seragam pramuka, dan pakaian olahraga.

“Selain untuk peserta didik baru, khusus di jenjang SMP kami juga memberikan bantuan seragam kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu serta peserta didik yang seragamnya sudah tidak layak pakai,” pungkasnya. (dhi)

Reporter: Redaksi
Back to top