KALAMANTHANA, Penajam – Tahun depan, Kabupaten Penajam Paser Utara bakal menyelenggarakan sejumlah even tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Hanya satu permintaan Bupati Yusran Aspar: agenda-agenda itu harus sukses sehingga perlu disiapkan dari sekarang.
Begitulah permintaan Yusran saat memimpin langsung langsung rapat koordinasi persiapan pelaksanaan sejumlah even besar tingkat Kaltim di PPU tahun 2017 mendatang. Rapat dihadiri juga dihadiri Wakil Bupati Mustaqim MZ dan Ketua PKK Hj. Rustini Yusran Aspar, Kamis, (20/10/2016).
Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten PPU tahun 2017 mendatang akan menjadi tuan rumah beberapa even besar tingkat Kaltim. Di antaranya adalah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-39 tingkat Kaltim dan Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG-PKK) ke 45 tingkat Provinsi Kaltim.
“Untuk itu, segala sesuatunya yang dibutuhkan pada pelaksanaannya nanti harus mulai kita siapkan sejak saat ini, sehingga pada waktunya nanti kita tidak kesulitan untuk penataannya, yang diperkirakan hanya tersisa waktu lima bulan kedepan, “ jelas Yusran.
Dijelaskan Yusran, sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan even besar se-Kaltim tersebut, PPU harus mampu memberikan kesan terbaik kepada seluruh peserta yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim. Untuk itu lanjutnya, banyak hal-hal yang perlu diperhatikan dan disiapkan sejak saat ini.
“Salah satunya terkait pelaksanaan MTQ tingkat Kaltim tersebut. Kita harus benar-benar mulai mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan pada pelaksanaannya nanti. Mulai lampu-lampu penerangan, fasilitas penginapan tamu, lokasi pusat kegiatan dan sebagainya. Termasuk anggaran yang dibutuhkan semua harus disiapkan sehingga pada pelaksanaannya nanti kegiatan dapat berjalan dengan baik dan sukses,” ujarnya.
Begitu juga dengan kegiatan HKG-PKK yang juga dilaksanakan di PPU. Orang nomor satu di PPU ini minta berbagai kebutuhan terkait itu harus telah disiapkan sejak dini. Salah satunya lanjut dia, adalah lokasi-lokasi yang akan menjadi objek kunjungan pada kegiatan HKG-PKK itu nantinya.
“Kita punya objek-objek wisata menarik yang cocok dan pas untuk dikunjungi, seperti penangkaran rusa Desa Api-api, wisata pantai Tanjung Jumlai, Waduk Waru, ada juga kampung ternak Trunen dan sebagainya. Diharapkan semua titik-titik tersebut tentunya dapat dibenahi mulai saat ini sehingga lebih menarik,” harapnya.
Kampung ternak Trunen, kata Yusran, memiliki berbagai keunggulan yang tidak pernah ada di daerah manapun di Indonesia. “Di kampung ternak trunen ini masyarakatnya semua mengunakan listrik yang bersumber dari biogas kotoran ternak mereka. Di sana juga kita lengkapi dengan air minum geratis siap minum, di sana juga kita lengkapi dengan kesehatan gratis, raskin gratis, pendidikan dan sebagainya. Daerah mana yang segala kebutuhan semuanya gratis seperti itu. Lokasi semacam ini tentu sangat menarik kita jadikan salah satu tujuan wisata bagi pengunjung,” pungkasnya. (hr)