KALAMANTHANA, Muara Teweh – Semua komponen di Kabupaten Barito Utara, mesti bekerja lebih keras lagi. Pasalnya, vaksinasi terhadap para lanjut usia atau lansia masih jauh dari target yang ditetapkan.

Data pada Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara per awal Juni 2021 menunjukkan, target vaksinasi lansia tahap pertama sebanyak 11.824 orang. Tetapi hanya terpenuhi 1.233 lansia. Bahkan pada vaksinasi tahap kedua angkanya turun menjadi 424 lansia.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Siswandoyo melalui Kepala Seksi Surveilan Imunisasi Kesehatan Haji (SIKH) Basirun, Kamis (3/6) kepada wartawan mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk mencapai target pemberian vaksinasi kepada lansia.

"Nilai capaian ini memang masih jauh dari yang ditargetkan. Tetapi inilah usaha maksimal yang kami upayakan. Sosialisasi selalu dilaksanakan. Puskesmas dan Pustu di daerah ini juga sudah melayani," papar Basirun.

Versi Basirun, ada beberapa faktor menjadi kendala vaksinasi kepada masyarakat termasuk lansia. Yaitu komorbid atau penyakit penyerta yang ditemukan usai screening calon penerima vaksin. Juga hoaks tentang kasus lanjutan vaksinasi yang ditakutkan oleh masyarakat.

"Beberapa orang yang akan diberikan vaksinasi batal karena komorbid. Lebih disayangkan lagi, beberapa lansia atau masyarakat merasa takut untuk divaksin," ucap Basirun.(mel)