- Tahap I: Sebesar Rp3,98 triliun untuk 234 kegiatan, dengan potensi penyerapan tenaga kerja mencapai 14.333 orang.
- Tahap II: Sebesar Rp3,12 triliun untuk 193 kegiatan, yang akan menyerap sekitar 8.562 tenaga kerja.
Kementerian PU Genjot Pelaksanaan Inpres Jalan Daerah 2025 Dukung Swasembada Pangan dan Energi
Senin, 20 Oktober 2025 • 07:36:10 WIB
Pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU), mempercepat realisasi program peningkatan konektivitas jalan daerah. Langkah ini pun diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi, yang bertujuan memperkuat sistem logistik nasional dan melancarkan distribusi hasil produksi dari berbagai wilayah di Indonesia.
Program yang dikenal sebagai Inpres Jalan Daerah (IJD) ini punya misi penting, yaitu: memperbaiki kondisi jalan-jalan daerah yang rusak, utamanya pada ruas-ruas yang menjadi urat nadi penghubung kawasan produksi dan industri. Dengan dukungan dana dari pusat, Kementerian PU berupaya meningkatkan kualitas jalan daerah agar terhubung mulus dengan jaringan jalan nasional. Prioritasnya adalah wilayah yang menopang produktivitas sektor vital seperti pertanian, perikanan, perkebunan, industri, hingga jalur distribusi energi.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa ketersediaan infrastruktur konektivitas merupakan kunci untuk memperkuat daya saing bangsa.
“Ketersediaan jalan yang baik adalah tulang punggung ekonomi daerah. Dengan percepatan peningkatan jalan daerah, potensi pangan dan energi di berbagai wilayah akan berkembang optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Menteri Dody.
Pada periode 2025–2026, alokasi anggaran untuk program IJD ini mencapai Rp8,98 triliun yang dialokasikan untuk 427 kegiatan di seluruh Indonesia. Rinciannya adalah sebagai berikut:
Bagikan
Berita Lainnya
IndeksPilihan
IndeksBerita Terkini
Indeks