KALAMANTHANA, Muara Teweh – Kebakaran hebat di Muara Teweh, Barito Utara, tak hanya merugikan H Rani. Pihak-pihak lain juga merugi.

Kebakaran hebat di Muara Teweh itu terjadi pada Rabu 7 Januari 2026 malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Kebakaran terjadi di kawasan yang cukup padat pemukiman penduduk.

Kepala Bidang Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara, Rizali Hadi, menyebutkan kerugian akibat kebakaran hebat di Muara Teweh itu mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga: Kebakaran di Cempaka Putih Muara Teweh, 8 KK Kehilangan Tempat Tinggal

H Rani, pemilik unit rumah yang terbakar dan empat toko yang jadi korban, menjadi paling dalam kerugian. Bangunan miliknya ludes hanya dalam hitungan jam.

Tapi, tak hanya H Rani, para pedagang yang menyewa keempat toko miliknya juga mengalami kerugian.

Salah seorang di antaranya adalah Wanra Samosir yang menyewa satu pintu toko itu untuk berjualan sembako.

Baca Juga: Diini Hari, Kebakaran Hanguskan Enam Rumah dan Tiga Kendaraan di Cempaka Putih Muara Teweh

Selain itu, ada pula Abdan, yang menyewa dua pintu toko milik H Rani untuk berdagang gorden. Selain itu, Imam yang menyewa satu toko untuk studio fotonya pun ikut terimbas.

Peristiwa kebakaran yang terjadi saat hujan itu pada Rabu (7/1/) malam sekitar pukul 23.01 WIB yang mengakibatkan empat toko semi permanen dan satu unit rumah dengan konstruksi kayu yang terletak di belakang bangunan toko tersebut habis terbakar.

Upaya pemadaman dilakukan sejumlah personel BPBD setempat, anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Barito Utara, anggota TNI dan Polri serta masyarakat setempat.

Baca Juga: Dalam Semalam, 2 Kali Terjadi Kebakaran di Muara Teweh, Hanguskan 5 Rumah

Kobaran api berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari, sekitar pukul 01.12 WIB. Saat itu, satu unit rumah dan empat toko tersebut sudah ludes dijilat api.

"Penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian," kata Rizali Hadi.

Saat melakukan pemadaman, terlibat 11 unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit ambulan. Adapun ke-11 mobil pemadam itu berasal dari 4 unit mobil WS BPBD Barito Utara dan 7 unit mobil WS Damkar. (*)

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Muara Teweh, Rumah dan Toko H Rani Ludes Dijilat Api