KALAMANTHANA, Tamiang Layang  — Jajaran Satreskrim Polres Barito Timur bergerak cepat menangani laporan dugaan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi di Desa Kandris, Kecamatan Karusen Janang.

Seorang pria berinisial H (44), warga Desa Kandris, diamankan aparat kepolisian setelah adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan tindak kekerasan yang melibatkan keluarganya, Rabu (11/3/2026).

Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso,Ketika dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Hengky Prasetyo, mengatakan penanganan tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas laporan warga sekaligus untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Setelah menerima laporan masyarakat, anggota langsung melakukan penyelidikan serta pengecekan terhadap kondisi yang bersangkutan,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal serta penelusuran riwayat kesehatan, terungkap bahwa terduga pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan sehingga membutuhkan penanganan medis secara khusus.

Mengingat kondisi tersebut, pihak kepolisian bersama keluarga serta instansi terkait sepakat untuk merujuk H ke Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Langkah ini dilakukan agar yang bersangkutan mendapatkan perawatan yang tepat sekaligus untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.

Dalam proses penanganan, personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Barito Timur bersama Bhabinkamtibmas Desa Kandris mendatangi kediaman terduga pelaku.

Proses pengamanan dilakukan secara humanis dengan pendampingan langsung dari pihak keluarga serta tenaga medis.

Sebelum dirujuk, yang bersangkutan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan medis di RSUD Tamiang Layang.

“Kami telah melaksanakan serah terima terlapor kepada pihak keluarga dan dokter spesialis kejiwaan di RSUD Tamiang Layang. Kondisi yang bersangkutan dalam keadaan sehat secara fisik saat dilakukan pengawalan,” jelas AKP Hengky Prasetyo.

Pihak kepolisian berharap langkah penanganan medis ini dapat membantu proses pemulihan yang bersangkutan serta menjaga kondusivitas lingkungan masyarakat di wilayah Desa Kandris. (Anigoru)